Karang Taruna Kaltara Perkuat Peran Pemuda Lewat Perpustakaan dan Kursus Gratis di Bulungan

Redaksi

BULUNGAN, KALTARA – Kunjungan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara, Wiwit Susanto, ke Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada Minggu, 22 Februari 2025, membawa sorotan khusus pada salah satu program unggulan Karang Taruna, yaitu Perpustakaan Taruna Pustaka (Perpus Tarpus).

Sebagai sebuah organisasi sosial pemuda, Karang Taruna memiliki peran vital dalam menggerakkan peran serta pemuda di desa demi terciptanya pembangunan berkelanjutan. Program Perpus Tarpus merupakan salah satu wujud nyata dari keaktifan mereka dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan.

“Program ini bukan sekadar perpustakaan konvensional, melainkan sebuah inovasi sosial yang telah membawa perubahan signifikan di kalangan generasi muda,” ungkap Wiwit Susanto.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Perpus Tarpus bahkan berhasil mengukir prestasi dengan meraih Penghargaan Nasional atas kontribusinya dalam mendukung pendidikan dan peningkatan keterampilan. Penghargaan tersebut meliputi empat anugerah tingkat nasional yang diserahkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dalam ajang Peer Learning Meeting (PLM) Nasional 2022 di Surabaya.

Keberadaan Perpus Tarpus mencerminkan dedikasi tulus Karang Taruna dalam menjawab tantangan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di desa-desa yang masih minim fasilitas pendidikan maupun pelatihan.

Desa Gunung Putih, yang terletak di wilayah Kecamatan Tanjung Palas, termasuk kawasan yang sangat membutuhkan dukungan dalam hal literasi dan pengembangan keterampilan. Dalam situasi tersebut, Perpus Tarpus hadir sebagai sumber pengetahuan yang sangat berharga bagi masyarakat setempat.

“Pendidikan tidak hanya sebatas pendidikan formal di sekolah, tetapi juga harus membuka ruang belajar yang kreatif dan inovatif untuk seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Wiwit Susanto menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan beragam buku sebagai sumber bacaan, tetapi juga menyelenggarakan berbagai kursus gratis yang bertujuan mengasah keterampilan anak-anak dan remaja. Mulai dari kursus bahasa Inggris, bimbingan belajar komputer, hingga pelatihan lain yang membuka peluang dan jalan bagi pemuda untuk meraih masa depan yang lebih gemilang.

“Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari partisipasi aktif para pemuda Karang Taruna tingkat desa yang dengan sukarela menyisihkan waktu dan tenaga untuk mengelola perpustakaan sekaligus menjadi pengajar kursus,” tambahnya.

Meski telah mengantongi Penghargaan Nasional, Perpus Tarpus masih dihadapkan pada berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan fasilitas dan sumber daya—baik berupa koleksi buku, peralatan teknologi, maupun tenaga pengajar sukarela. Selain itu, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan nonformal, seperti kursus bahasa dan komputer, masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.

Share This Article