By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Kondisi Semakin Parah, Janji Akan Benahi Dalam Waktu Dekat
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Kondisi Semakin Parah, Janji Akan Benahi Dalam Waktu Dekat

Redaksi
Last updated: 15 Februari 2023 23:21
Redaksi
Published: 15 Februari 2023
Share
SHARE

TARAKAN – Jalan Gajah Mada merupakan salah satu titik jalan terpadat lantaran posisinya berada di pusat Kota. Kendati demikian hingga saat ini belum ada upaya perbaikan yang dilakukan guna memperbaiki kondisi jalan. Dari pantauan, kerusakan jalan diduga akibat genangan air yang tak dapat mengalir lantaran tertutupnya aliran oleh coran bangunan. Sehingga tertutupnya aliran air membuat air tak biasa mengalir ke drainase.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Kaltara Erni menerangkan, sejauh ini pihaknya telah melakukan kunjungan ke Jalan Gajah Mada. Sehingga ia menegaskan jika ini pihaknya akan melakukan penanganan dalam. Waktu dekat.

“Kemarin kami sudah melihat lokasinya di sana. Ada dua titik kerusakan jalan di ruas ith. Salah satunya di simpang Jalan Gajah Mada dan Jalan Cendrawasih. Khusus Jalan Gajah Mada, merupakan kewenangan provinsi sementara Jalan Cendrawasih menjadi kewenangan pemkot Tarakan,”ujarnya, (12/2/2023).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dilatakannya, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan penanganan secara langsung untuk melakukan survei. dan pada tanggal (10/2/2023) lalu, pihaknya kembali turun guna memastikan kondisi terakhir di ruas jalan itu. Ia mengakui, genangan pada ruas tersebut cukup sulit dikeringkan lantaran kondisi drainase yang buruk. Sehingga saat hujan limpasan air tidak dapat ditampung oleh drainase yang berakibat tergenangnya air pada badan jalan dan mempengaruhi struktur jalan.

“Dalam proses, kami akan lakukan penanganan sementara. Sambil persiapkan rekonstruksi di titik yang rusak. Permasalahan ini membutuhkan kolaborasi para pihak untuk penyelesaiannya. Masyarakat juga diharapkan bersinergi dengan pemerintah dalam prosesnya,”terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Tarakan H Andi Muslir mengatakan, kondisi jalan sangat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. Sehingga kerusakan jalan itu menghambat aktivitas masyarakat.

“itu sepanjang jalan aliran airnya buntu sehingga air buangan rumah tangga tumpah ke jalan Gajah Mada dan menyebabkan kubangan air. Jadi, dasar jalannya sudah ada yang rusak, tambah ada tumpahan air dari drainase, semakin hari semakin cepat melebarnya,”urainya.

Tidak hanya memperbaiki, pihaknya juga meminta DPUPR melakukan normalisasi drainase sepanjang jalan Gajah Mada untuk menghilangkan genangan air. Hal itu agar mencegag adanya genangan saat hujan.

“Di gorong-gorong atau jembatan yang dibuat masyarakat punya penutup. Seharusnya secara aturan itu kan maksimal 50 persen dari lebar tanah, cuma mereka ditutup rapat jadi susah dibersihkan. Ini bisa dibantu pihak Kelurahan menyampaikan kepada masyarakat untuk membuka bangunan permanen yang menutupi drainase,”tukasnya.

Diungkapkannya, sejauh pihaknya t lah melakukan koordinasi kepada pihak Kelurahan Karang Anyar Pantai, untuk meminta masyarakat agar penutup drainase. Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat berkoordinasi jika hendak membangun akses di atas drainase. Karena menurutnya, jika hal itu dilakukan tanpa pemahaman soal dampak maka akan terjadi persoalan seperti ini.

“Status jalan Gajah Mada itu sebenarnya punya provinsi, tapi dari PU Tarakan juga menjanjikan tetap mereka akan membantu normalisasi drainasenya. Harapan saya segera mereka realisasikan itu kasihan masyarakat kan, selain menghambat perjalanan juga berbahaya bagi masyarakat,tandasnya.

Jawab Kebutuhan Buruh, PHI Segera Hadir di Kaltara
Beri Perhatian Pada Kesehatan dan Kenyamanan, Organisasi Lions Clubs Victoria Surabaya Bangun Toilet Umum
DPK Kaltara Apresiasi Gerakan Literasi Muh. Ramli, Tiga Buku Karya Santri Lahir di Tarakan
Antisipasi Dini Hadapi Pemilu 2024
Dorong Roda Perekonomian HUT Tarakan,Rombengan Expo Digelar
Share This Article
Facebook Email Print
5 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?