By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik

Redaksi
Last updated: 13 Juni 2022 19:33
Redaksi
Published: 13 Juni 2022
Share
SHARE

NUNUKAN – Dalam menghadapi tantangan dan tuntutan konsumen dan pasar terhadap tersedianya berbagai macam produk pertanian, serta dapat bersaing secara global. Maka, praktik pertanian perlu disempurnakan agar lebih produktif dan efisien. Praktik pertanian tersebut adalah praktik budidaya pertanian yang baik atau “Good Agricultural Practices (GAP).

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Heri Rudiyono, melalui Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Suhaeli usai menggelar Sosialisasi GAP dalam Penyusunan SOP (Standar Operasional Prosedur) tanaman cabe dan buah, Kamis (9/6) belum lama ini.

Ia mengatakan, GAP metode budidaya tanaman yang baik memenuhi persyaratan mutu, keamanan, kesehatan dan keamanan pekerja dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, menurut Heri, GAP juga meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani, lewat kegiatan ini dapat mendorong para petani memiliki sikap mental, bertanggungjawab terhadap produk yang mereka hasilkan,” katanya.

Ia juga berharap lewat materi yang diberikan, para petani dapat mengaplikasikan GAP penyusunan SOP dengan benar, sehingga dapat menghasilkan komoditas tanaman khususnya tanaman cabe dan buah berkualitas baik di Kaltara.

Untuk diketahui, peserta sosialisasi berjumlah sekitar 50 orang, terdiri dari petani laki-laki dan perempuan yang ada di wilayah Kabupaten Nunukan.

Kemah Pemuda, Gubernur Ajak Bersama-sama Bangun Kaltara
LPADKT Bulungan Bagikan Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Kenang Jasa Pahlawan
Rayakan Natal, Ribuan Jemaat Khatolik Penuhi Gereja Santa Maria Imakulata
Hasan Basri Gerak Cepat Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir di Nunukan
Sekprov Minta Perangkat Daerah Kebut Penyusunan APBD 2024
Share This Article
Facebook Email Print
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?