By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Minimalisir Penularan Varian Delta di Kaltara, Pemprov Berharap Masyarakat Tetap Patuh Prokes
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Minimalisir Penularan Varian Delta di Kaltara, Pemprov Berharap Masyarakat Tetap Patuh Prokes

Redaksi
Last updated: 23 Juli 2021 23:45
Redaksi
Published: 23 Juli 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Gunernur Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. berpesan kepada seluruh masyarakat Kaltara untuk tetap menaati protokol kesehatan (Prokes) serta menjaga imunitas agar tidak mudah sakit.

“Khusus untuk penggunaan masker, dengan adanya varian Delta ini saya harap penggunaan masker dilapis 2, disamping itu kita juga harus menjaga imun tubuh sehingga tidak mudah terserang virus,” pesan Gubernur Zainal, Rabu (21/7/2021) usai mengikuti Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kaltara.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy mengumumkan masuknya virus Corona varian Delta (B.1.617.2) di Kaltara. Virus Corona varian Delta ini merupakan mutasi dari virus Covid-19 yang telah mewabah sejak tahun lalu. Varian ini, pertama kali dilaporkan muncul di India, pada Desember 2020.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain di India, varian Delta telah tersebar di 74 negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia khususnya di Kaltara, Covid-19 varian Delta ini baru terdeteksi pada 20 Juli 2021 kemarin. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Agust, terhitung 20 Juli 2021 terdapat 8 kasus Covid-19 varian Delta yang tersebar di 5 kabupaten dan kota di Kaltara.

Kasus varian Delta ini terdeteksi setelah Satgas Covid-19 Kaltara mengirimkan 32 spesimen secara acak dari 5 kabupaten kota di Kaltara. Dari 32 spesimen tersebut, 12 spesimen diantaranya telah dilakukan pemeriksaan.

Hasilnya, dari 12 spesimen yang diperiksa terdapat 8 spesimen varian Delta dengan rincian 3 kasus di Kabupaten Tana Tidung dan 2 kasus di Kota Tarakan. Sedangkan di Kabupaten Bulungan, Nunukan dan Malinau masing-masing terdapat 1 kasus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga melabeli varian Delta sebagai variant of concern (VOC) atau varian yang perlu diwaspadai karena memiliki tingkat penularan sangat kuat dan cepat. Sehingga, dijelaskan oleh Agus bahwa tidak menutup kemungkinan penyebaran sudah terjadi melalui kontak erat dengan pasien Covid-19 varian Delta.

DPD BM PAN Tarakan Bentuk Kepengurusan Baru untuk Periode 2024-2028
Pastikan Keamanan Logistik Pemilu, Polres Tarakan Lakukan Pengecekan
Terus Fokus Benahi Kota, Khairul Himbau Masyarakat Jaga Estetika Lingkungan
Diwajibkan Tutup Selama Ramadhan, Pemkot Tarakan Keluarkan Surat Edaran Kepada THM
Here’s Some of the Best Sneakers on Display at London Fashion Week
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?