By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Musdalub DAD Kaltara Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Adat
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Musdalub DAD Kaltara Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Adat

Redaksi
Last updated: 29 Mei 2026 22:02
Redaksi
Published: 29 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendorong Dewan Adat Dayak (DAD) untuk mengambil peran lebih besar dalam pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DAD Kaltara di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (29/5).

Menurut Gubernur, budaya Dayak memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Berbagai produk budaya seperti kerajinan tangan, ukiran, anyaman, manik-manik, alat musik tradisional, seni pertunjukan hingga kuliner khas dapat menjadi sumber nilai tambah ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Potensi budaya lokal harus mampu menjadi kebanggaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, Zainal menegaskan bahwa DAD merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Peran tersebut dinilai semakin penting karena Kalimantan Utara merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia berharap masyarakat adat tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial, melestarikan hutan, serta mempertahankan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Pemprov Kaltara akan terus mendukung penguatan kelembagaan adat melalui berbagai program, seperti pembinaan desa budaya, penyelenggaraan festival budaya, hingga perlindungan situs adat dan kawasan historis masyarakat adat.

“Melalui Musdalub ini, diharapkan lahir keputusan-keputusan terbaik yang mampu menjaga marwah adat sekaligus memberikan arah konstruktif bagi kemajuan tanah Kaltara,” tegasnya.

Musdalub DAD Kaltara diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal. (****)

Gubernur Harapkan Perangkat Desa Terus Mengasah Kemampuan
Ketua DPRD Kaltara ACHMAD DJUFRIE Sampaikan Ucapan Hari Buruh, Apresiasi Dedikasi Pekerja Dalam Pendukung Pembangunan Daerah
Gubernur Paparkan Strategi Pembangunan Wilayah Kaltara yang Kompleks
Pertama kalinya dibawah kepemimpinan Gubernur Zainal, Pemprov raih predikat “Informatif”
Pemprov Resmikan Pasar Ikan Higienis di Tarakan, Dukung Inflasi dan Kesejahteraan Nelayan 
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?