By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Orasi Ilmiah Guru Besar UBT Soroti Inklusi Keuangan dan Industri Kreatif
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltara

Orasi Ilmiah Guru Besar UBT Soroti Inklusi Keuangan dan Industri Kreatif

Redaksi
Last updated: 10 Mei 2026 01:07
Redaksi
Published: 10 Mei 2026
Share
SHARE

TARAKAN, KALTARA – Pengukuhan Prof. Dr. E. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si sebagai Guru Besar di bidang Manajemen Keuangan di Universitas Borneo Tarakan menjadi momentum penting dalam penguatan gagasan pembangunan berbasis ekonomi inklusif di Kalimantan Utara.

Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium Lantai IV Gedung Rektorat UBT pada Rabu (29/04/2026) tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, SE., MM., bersama unsur pimpinan daerah dan akademisi.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Mohamad Nur Utomo mengangkat tema “Inklusi Keuangan sebagai Pilar Manajemen Keuangan Berkeadilan: Membangun Pembiayaan Industri Kreatif Berbasis Gender dan Kearifan Lokal.”

- Advertisement -
Ad imageAd image

Melalui tema tersebut, ia menyoroti pentingnya akses pembiayaan yang adil dan merata bagi masyarakat, khususnya pelaku industri kreatif berbasis potensi lokal dan pemberdayaan perempuan.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menilai gagasan yang disampaikan dalam orasi ilmiah tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah saat ini.

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam melahirkan pemikiran inovatif yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Perguruan tinggi harus terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” katanya.

Ia berharap pengukuhan guru besar di UBT dapat memotivasi peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia di Kalimantan Utara.(ADV)

Kanada Bakal Bantu Pendanaan Rehabilitasi Ekosistem
23 Kilogram Sabu Hasil Tangkapan Dimusnahkan
Keluarga Gorontalo Tarakan Berbagi 1.000 Kotak Takjil, Jufri Budiman: Wujud Kepedulian di Tanah Perantauan
Pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Terbesar Se-Kaltara Dihadiri Atlet Kelas Dunia
Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian Hadapi Ancaman El Nino
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?