By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pansus IV DPRD Kaltara Pelajari Inovasi Literasi di Kota Tarakan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Advetorial

Pansus IV DPRD Kaltara Pelajari Inovasi Literasi di Kota Tarakan

Redaksi
Last updated: 10 Mei 2026 01:21
Redaksi
Published: 10 Mei 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan dalam rangka memperkuat penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Literasi dan Perbukuan, Kamis (30/04/2026).

Rombongan yang terdiri dari Siti Laela, Supaad Hadianto, dan Muhammad Hatta melakukan dialog bersama jajaran dinas guna membahas pengembangan budaya literasi di daerah.

Kota Tarakan dinilai memiliki sejumlah program inovatif yang mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat. Program tersebut meliputi perpustakaan berbasis inklusi sosial, layanan perpustakaan keliling, hingga kerja sama aktif dengan sekolah dan komunitas literasi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam kesempatan itu, Siti Laela mengatakan bahwa Ranperda Literasi dan Perbukuan diharapkan dapat menjadi solusi terhadap berbagai tantangan pengembangan literasi di Kalimantan Utara.

Ia menilai regulasi yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pemerataan akses bahan bacaan dan penguatan ekosistem perbukuan.

“Kami ingin memastikan Ranperda ini tidak hanya menjadi aturan tertulis, tetapi juga mampu diterapkan secara efektif untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat,” katanya.

Selain memaparkan program unggulan, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya, akses wilayah yang belum merata, serta kebutuhan penambahan koleksi buku yang relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui studi lapangan tersebut, Pansus IV DPRD Kaltara berharap proses penyusunan Ranperda Literasi dan Perbukuan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih komprehensif, adaptif, dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Utara.(ADV)

Pemprov Upayakan Emisi Karbon melalui Skema REDD+
Gubernur Kaltara Berharap DPD FKP-PJUTS Wujudkan Indonesia Terang
Parade Scooter Borneo, Ajang Promosi Budaya Kaltara
Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat, Festival Literasi Kaltara 2023 Digelar di Tarakan
Upayakan Pemerataan Obat di Kaltara Terpenuhi
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?