NUNUKAN – Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Nunukan berhasil mengamankan empat orang pelaku pencurian rumput laut dan tali bentangan di perairan sekitar Nunukan. Para pelaku ditangkap dalam dua tahap, setelah maraknya laporan masyarakat terkait aksi pencurian yang meresahkan petani rumput laut di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, dua orang pelaku pertama diamankan lebih dulu, disusul dua pelaku lainnya beberapa waktu kemudian. Hingga saat ini, empat orang telah diamankan, sementara beberapa anggota komplotan lain masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kamaruddin, salah satu pengusaha rumput laut di Nunukan, mengapresiasi langkah cepat kepolisian namun berharap agar seluruh anggota komplotan dapat segera ditangkap.
“Kami para petani dan pengusaha rumput laut sangat dirugikan. Harapan kami, pelaku lainnya bisa segera tertangkap semua supaya ada efek jera,” ujar Kamaruddin kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).
Menurut informasi yang diperoleh dari lapangan, komplotan pencuri tersebut diduga telah mencuri lebih dari 2.000 tali bentangan rumput laut selama beraksi di sejumlah titik perairan. Aksi pencurian itu menyebabkan kerugian besar bagi para petani dan pelaku usaha rumput laut, yang menggantungkan hidup dari hasil panen tersebut.
Pihak Polairud Polres Nunukan masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku lainnya dan memastikan keamanan kawasan budidaya rumput laut.
“Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku lain yang masih buron. Semua yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu sumber di lingkungan Polairud Nunukan.
Masyarakat pesisir berharap aparat dapat meningkatkan patroli di wilayah perairan budidaya, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.




