MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Dialog Koordinasi Pimpinan Daerah di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Senin (29/6/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi persoalan keamanan dan sosial di Kabupaten Malinau.

Dialog tersebut dihadiri jajaran DPRD Malinau, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, perwakilan paguyuban, organisasi kepemudaan dan perempuan, Forum Anak, para camat, kepala desa, mahasiswa, hingga pelajar.
Mengusung tema “Sinergi Bersama Hadapi Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Gangguan Keamanan di Wilayah Kabupaten Malinau”, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas keamanan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menegaskan bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkotika merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama. Ia juga mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika di wilayah Malinau serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan.
Selain persoalan narkoba, Bupati juga menyoroti berbagai isu strategis lainnya, seperti maraknya judi online, tindak pencurian, sengketa lahan, keterbatasan jaringan telekomunikasi, pasokan bahan bakar minyak (BBM), hingga pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan. Menurutnya, seluruh persoalan tersebut membutuhkan penanganan secara terpadu melalui kerja sama semua pihak.
“Permasalahan yang dihadapi daerah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar setiap persoalan dapat diatasi secara bersama-sama,” tegasnya.
Bupati Wempi juga meminta para camat dan kepala desa untuk mempercepat penyelesaian batas wilayah desa melalui musyawarah guna mencegah potensi konflik di kemudian hari. Ia turut mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan kekompakan dalam mendukung pembangunan serta investasi yang masuk ke Kabupaten Malinau dengan tetap mengedepankan hak-hak masyarakat.
Melalui dialog koordinasi tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam menciptakan Kabupaten Malinau yang aman, damai, kondusif, dan sejahtera. (****)






