By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pemprov Kaltara Gelar HLM Konsolidasi TPID & TP2DD 2025 untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

Pemprov Kaltara Gelar HLM Konsolidasi TPID & TP2DD 2025 untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Redaksi
Last updated: 7 Maret 2025 17:29
Redaksi
Published: 7 Maret 2025
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar High-Level Meeting (HLM) Konsolidasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi serta percepatan digitalisasi ekonomi di daerah, Rabu (5/3/25).

Acara yang berlangsung di Tanjung Selor ini dihadiri oleh Gubernur Kaltara, perwakilan Bank Indonesia, kepala daerah, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam sambutannya, Gubernur Kaltara menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong adopsi transaksi digital di berbagai sektor.

“Pengendalian inflasi menjadi kunci utama dalam menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, percepatan digitalisasi akan mendorong efisiensi transaksi dan meningkatkan penerimaan daerah. Oleh karena itu, sinergi antara TPID dan TP2DD sangat diperlukan,” ujar Gubernur.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bank Indonesia juga menyampaikan paparan mengenai strategi pengendalian inflasi, termasuk penguatan sektor pangan dan optimalisasi distribusi logistik. Sementara itu, TP2DD memaparkan progres digitalisasi dalam sistem pembayaran daerah, yang diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Hasil dari pertemuan ini diharapkan mampu mempercepat implementasi kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi Kaltara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Acara ini juga menjadi momentum bagi Kaltara untuk memperkuat langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, termasuk ketahanan pangan dan percepatan digitalisasi keuangan daerah.

HMI Cabang Nunukan Gelar Program “HMI Masuk Desa” di Sebatik Barat: Perkuat Ketahanan Desa, Tolak Radikalisme dan Terorisme
DPRD Kaltara Dorong Percepatan Pembangunan Perbatasan dan Peningkatan Layanan Publik
KSMI Kalimantan Utara Gelar Kejuaraan Sepakbola Mini 2025, Total Hadiah Rp200 Juta
Surat Antigen Palsu Beredar, Begini Cara membedakannya
Wali Kota dr. Khairul Lantik Pimpinan BAZNAS Tarakan, Skema Ketua Bergilir Disebut Pertama di Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?