By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: RDP Sengketa Tapal Batas Ditunda, Warga Biatan Ilir Blokade Jalan di Depan DPRD Berau
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
BERAUKALTIM

RDP Sengketa Tapal Batas Ditunda, Warga Biatan Ilir Blokade Jalan di Depan DPRD Berau

Redaksi
Last updated: 4 Maret 2026 21:43
Redaksi
Published: 4 Maret 2026
Share
SHARE

BERAU, KALTARA – Suasana di depan Gedung DPRD Kabupaten Berau mendadak mencekam pada Selasa (3/3/2026). Puluhan warga Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, memblokade Jalan Gatot Subroto dengan melintangkan sejumlah kendaraan di tengah jalan sebagai bentuk protes.

Aksi tersebut dipicu perubahan jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sengketa tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur yang digeser secara mendadak ke 10 Maret 2026.

Warga yang datang dengan harapan dapat menyampaikan aspirasi secara langsung justru mendapati situasi berbeda. Ketegangan memuncak ketika rombongan massa tidak menemukan satu pun anggota Komisi III DPRD Berau di lokasi saat mereka tiba.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Padahal, menurut warga, persoalan yang mereka bawa bukan sekadar administrasi wilayah, melainkan menyangkut kedaulatan daerah serta keselamatan masyarakat yang bermukim di kawasan perbatasan.

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi tersebut. Ia menilai absennya anggota dewan mencerminkan kurangnya perhatian terhadap persoalan yang dihadapi warga perbatasan.

“Gedung sebesar ini tak ada satupun anggota Komisi III yang hadir,” ujarnya dengan nada kecewa.

Aksi blokade sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto terganggu. Aparat keamanan yang berada di lokasi berupaya melakukan pendekatan persuasif agar massa tetap menjaga ketertiban.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian waktu dan komitmen DPRD Berau untuk memfasilitasi penyelesaian sengketa tapal batas tersebut melalui forum resmi.(****)

7 Fraksi DPRD Kaltim Sepakat Gulirkan Hak Angket, Respons Aksi Massa di Samarinda
Insiden Berulang di Sungai Mahakam, Tongkang Marine Power 3066 Diduga Tabrak Jembatan Mahulu
Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Toilet Masjid Pasar Sanggam, Ini Penjelasan Kapolsek Teluk Bayur
Polda Kaltim Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kukar, 3.050 Liter Pertalite Diamankan
Dishub Berau Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?