By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tarif Wisata Pantai Amal Di Atas Rp 30 ribu?
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Tarif Wisata Pantai Amal Di Atas Rp 30 ribu?

Redaksi
Last updated: 2 Januari 2022 00:30
Redaksi
Published: 2 Januari 2022
Share
SHARE

Tarif Wisata Pantai Amal Di Atas Rp 30 ribu?

TARAKAN – Setelah melalui pertimbangan panjang, akhirnyan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan menyetujui usulan tarif masuk ke kawasan wisata Pantai Amal sebesar Rp35 ribu di hari kerja. Sedangkan pada hari Weekend Sabtu-Minggu tarif karcis naik menjadi Rp 45 ribu rupiahm

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus menegaskan pihaknya sudah mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata agar tarif masuk kawasan Pantai Amal tidak membebani masyarakat. Kendati begitu, rekomendasi tersebut berbuah kebijakan dengan tarif yang lebih mahal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami sudah mengusulkan untuk tidak mematok terlalu mahal supaya semua orang bisa masuk. Tapi jawaban Pak Wali Kota, kita jalan saja dulu karena perlu biaya besar untuk membuka disana. Padahal dalam Perda Retribusi Nomor 02 bukan hanya soal tarif masuk kawasan Pantai Amal tetapi ada juga retribusi sewa ruko THM, sekolah untuk berbagai kegiatan dan lain sebagainya,”ucapnya, (01/01/2022).

Lanjutnya, Perda retribusi merupakan upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu potensi pemasukan juga bersumber dari biaya operasional yang harus dianggarkan untuk melakukan perawatan dan berbagai keperluan lainnya.

Sementara itu, Azis salah satu warga Pantai Amal menerangkan nominal tarif tersebut sangatlah besar bagi masyarakat kecil. Menurutnya, seharusnya pemerintah mengambil sampel daya beli masyarakat kecil bukan mengambil sampel kemampuan masyarakat kelas menengah atas. Sehingga menurutnya jika berpatok pada masyarakat kelas menengah atas maka hal itu tidak mampu dipenuhi masyarakat dengan penghasilan pas-pasan yang juga memerlukan refresing.

“Kalau menurut pemerintah ini tidak mahal kita tanya pendapatan ASN, Pekerja kantoran atau pengusaha sama tidak dengan masyarakat yang kerja serabutan. Apa memang yang bisa mendapat hiburan cuma warga kelas menegah ke atas,”tanyanya.

Ia menuturkan, jika memang kawasan wisata pantai amal yang dihadirkan hanya untuk masyarakat kelas menegah atas menurutnya hal tersebut dapat dipertegas saja. Sehingga masyarakat kecil memahami secara jelas jika kawasan tersebut tidak diperuntuhkan masyarakat berpenghasilan minim.

“Kita juga tahu kalai tempat yang elit memang kita tidak datangi karena kita tidak mampu kalau ke sana. Tapi kalau wisata yang katanya untuk seluruh masyarakat tapi dipatok mahal, kita bisa bertanya apakah tempat ini untuk semua masyarakat atau sasarannya kepada orang-orang kaya,”pungkasnya.

Gelar Rakor dan Capacity Building, TPAKD Dorong Percepatan Akses Keuangan Inklusif di Daerah
Belum Kapok Seorang Tahanan Lapas Kelas II A Tarakan Kendalikan Peredaran Narkoba di Sulawesi
Virus Nipah Belum Ditemukan Ke Indonesia, Dinkes Tarakan Sampaikan Inj
Ketua PURT DPD RI Kecam Serangan AS ke Iran: Tuntut Indonesia Bersikap Tegas dan Aksi Konkret di PBB
Datangkan Investor Australia, PLTA Sungai Kayan Siap Dibangun
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?