By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tertutup Awan Hilal di Langit Tarakan Tidak Terlihat
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraRagamTarakan

Tertutup Awan Hilal di Langit Tarakan Tidak Terlihat

Redaksi
Last updated: 2 Mei 2022 00:45
Redaksi
Published: 2 Mei 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kaltara kembali melaksanakan Rukyatul Hilal untuk menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 Masehi. Kegiatan yang berlangsung di Taman Berlabuh pada Minggu sore (1/5/2022). Dari hasil pemantauan tersebut petugas tidak melihat kenampakan bulan di langit Kota Tarakan.

Pemantauan tersebut juga dihadiri Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, Kanwil Kemenag Kaltara, Kantor Kemenag Tarakan dan BMKG Tarakan itu menyatakan hilal tertutup awan. Saat dikonfirmasi, Kepala BMKG Tarakan M Sulam Khilmi menerangkan, tebalnya awan menyulitkan tim untuk melihat hilal di langit Tarakan. Kendati begitu hasil pemantauan tetap dilaporkan.

“Hilal tidak keliatan karena cakrawala tertutup awan. Padahal seharusnya kalau cuaca normal bulan bisa terpantau cukup jelas dengan posisi 4,5 derajat,”tuturnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kantor Wilayah Kemenag Kaltara H.M. Saleh S.Ag,M.Pd senada dengan BMKG yang menyatakan hilal tak tampak. “Jadi saat kita pemantauan hilal, cuaca dalam kondisi mendung, awan tebal sehingga hilal tak terlihat,” ucap H.M. Saleh S.Ag,M.Pd.

Swnada, Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes menerangkan pihaknya tentu beracu pada ketetapan Sidang Isbat Kemenag berdasarkan laporan hasil Rukyatul Hilal di 99 titik di Indonesia.

“Kita berharap insyaallah besok lebaran.
Tetapi kita menunggu hasil Sidang Isbat di Kementerian Agama, setelah itu diumumkan berdasarkan hasil Rukyatul Hilal dari seluruh Indonesia,” tutupnya.

Musrenbang RKPD Kaltara 2023, Wagub Yansen : Satukan Tekad dan Kerangka Pemikiran
Wagub: Rayakan Natal Dengan Optimis, Bersyukur, dan Saling Mengasihi
Peluang Kaltara Terbuka Luas, Pemprov Ajak Investor Lirik Bidang Kesehatan dan Pendidikan Bertaraf Internasional
IJTI Kaltara Apresiasi Pembentukan KPID, Ingatkan Timsel Perhatikan Latar Belakang Penyiaran Calon Komisioner
Festival Irau ke-11 Dongkrak Perputaran Uang di Malinau, BPD Kaltimtara Catat Kenaikan hingga 100 Persen
Share This Article
Facebook Email Print
6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?