By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Terus Upayakan Pembangunan, Beberkan Rencana Pembangunan Faskes
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Terus Upayakan Pembangunan, Beberkan Rencana Pembangunan Faskes

Redaksi
Last updated: 2 November 2021 00:20
Redaksi
Published: 2 November 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Meski Kaltara merupakan provinsi termuda di Indonesia, namun sebagai provinsi yang cukup potensial menjadi penyangga ekonomi negara, Lompatan capaian pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara) cukup cepat sehingga hal tersebut membuat Kaltara menjadi wilayah seksi bagi investor lokal maupun mancanegara.

Kendati begitu, masih terdapat fasilitas yang belum memadai di Kaltara. Bahkan sejumlah kecamatan yang terpisah jauh dari wilayah induk memiliki rumah sakit. Saat dikonfirmasi usai menghadiri sebuah pertemuan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara (Kaltara) Deddy Yevri Hanteru Sitorus menerangkan sejauh ini pihaknya terus berupaya dalam memoercepat pembangunan di Kaltara. Menurutnya, sejauh ini masih ada wilayah di Kaltara yang belum memiliki infrastruktur mendasar yang memadai salah satu puskesmas dan rumah sakit.

“Selama ini, kami mendorong untuk mendapatkan anggaran pembangunan rumah sakit di Pulau Bunyu, juga nanti ada 2 puskesmas yang di tanah kuning dan Sajau Metun untuk di Bulungan. Kenapa di Bulungan perlu, karena mayoritas fasilitas kita adanya di Tarakan. Sementara di sana dengan kondisi geografis yang terbatas sehingga kita harus mendorong adanya fasilitas kesehatan,”ujarnya, (01/11/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dirinya membeberkan, atas upaya lobi-lobi yang dilakukan Legislatif pihaknya telah membuat Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam mengucurkan anggaran pembangunan dalam membenahi fasilitas kesehatan di wilayah terpencil Kaltara.

“Kementrian Kesehatan juga menganggarkan banyak program pelayanan kesehatan Primary Care, seharusnya puskesmas-puskesmas kita ini harus bisa memperbarui peralatannya dan fasilitas lainnya. Sehingga masyarakat tidak harus ke rumah sakit daerah, tapi bisa dilakukan di Puskesmas-puskesmas,”tukasnya.

Tidak hanya itu, ia membeberkan jika pembangunan direncanakan tahun depan. Sehingga pihaknya cukup bersyukur proses tersebut dapat dilakukan dengan cepat.

“Pembangunan Rumah Sakit dan puskesmas itu tahun depan karena di anggaran 2022. Tadinya tidak ada, kita coba perjuangkan, kita lobi Dirjen, Mentri  akhirnya dapat. Dan itu yang terbesar di Indonesia dibanding dengan Provinsi lain,”terangnya.

Kendati begitu, ia tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut. Dijelaskannya, terkait nominal hal tersebut menjadi ranah eksekutor.

“Kalau nominal anggarannya bisa ditanyakan Kepala Dinas lah, karena mereka yang berwenang. Karena kalau sudah bicara detailnya, itu ada (ranah) di eksekutif,”terangnya.

“Karena pulau Bunyu itu kepulauan terpencil yah, bayangkan kalau masyarakat sakit, kalau dia tidak menggunakan angkutan umum, dia harus mencarter. Bayangkan berapa biaya yang mereka keluarkan hanya untuk berobat. Sementara di sini (Tarakan) kita tinggal naik kendaraan sepeda motor, mobil sudah bisa ke rumah sakit,”jelasnya.

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, Gubernur Minta Guru Berinovasi
Indosat Perkuat Talenta Digital di Tarakan Lewat Edukasi AI dan Teknologi IoT Bersama Kampus UBT
Wagub Yansen Beri Semangat 174 Atlet KORMI Kaltara ke Fornas VII 2023 Jawa Barat
Hasil Survei ZIAP Unggul 55%, PERTANDA..!!Zainal Paliwang & Ingkong Siap di Lantik
Hasan Basri dan Teras Narang Terpilih Sebagai Pimpinan Forum Kalimantan Bersatu DPD-MPR RI
Share This Article
Facebook Email Print
6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?