TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, menegaskan bahwa Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) memiliki peran penting tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman jemaat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Ingkong Ala saat memberikan ucapan selamat kepada jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) GKII yang terpilih dalam Konferensi Nasional GKII Tahun 2026 di Makassar.
Menurutnya, keberadaan GKII selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta mendorong terciptanya masyarakat yang damai, rukun, dan berdaya saing.
“GKII tidak hanya menjadi wadah pembinaan iman jemaat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan berdaya saing,” ujar Ingkong Ala.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah dengan baik serta memperkuat koordinasi pelayanan gereja mulai dari tingkat pusat, wilayah, daerah, hingga jemaat.
Khusus bagi Kalimantan Utara, Ingkong menekankan pentingnya pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pedalaman dan kawasan perbatasan yang masih membutuhkan perhatian dalam pembinaan keagamaan dan pembangunan sosial.
“Saya berharap para pemimpin yang telah dipercaya mampu membangun sinergi yang baik antara pusat, wilayah, daerah hingga jemaat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, lanjut Ingkong, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen keagamaan, termasuk GKII, dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru hasil Konferensi Nasional GKII 2026, diharapkan peran gereja semakin kuat dalam mendukung pelayanan umat sekaligus menjadi bagian dari pembangunan daerah, khususnya di Kalimantan Utara.(****)




