By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Penuhi Aspirasi Nelayan, Pemkot Berjanji Akomodir Jaminan Sosial
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Penuhi Aspirasi Nelayan, Pemkot Berjanji Akomodir Jaminan Sosial

Redaksi
Last updated: 28 Mei 2021 16:07
Redaksi
Published: 28 Mei 2021
Share
SHARE

TARAKAN – Rawannya resiko kecelakaan pada nelayan tradisional, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para nelayan. Sehingga Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mengharapkan adanya jaminan sosial dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Menanggapi aspirasi tersebut, Pemkot Tarakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut. Saat dikonfirmasi usai menghadiri sebuah acara, Wali Kota Tarakan dr. Khairul berjanji akan mengakomodir aspirasi tersebut di tahun anggaran berikutnya.

“Ini akan kita upayalan, mudah-mudahan kemampaun keuangan memungkinkan. Seberapa yang bisa diakomodir,”ungkapnya, (28/5).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya, penggunaan anggaran sudah berjalan sehingga hal tersebut baru dapat akan diakomodir di tahun depan. Dirinya mengakui, selama ini keluarga nelayan yang mengalami kecelakaan tidak mendapat santunan secara khusus.

“Kita sendiri mau memberi santunan, tapi keuangan cukup terbatas. Saya kira santunan bisa diberikan ini dalam bentuk jaminan,”ungkapnya.

Dijelaskannya, pihaknya harus kembali mendata seluruh nelayan di Kota Tarakan untuk memastikan jumlah nelayan. Meski pendataan sudah pernah dilakukan, namun pihaknya memerlukan data terbaru untuk mengupdate perkembangan nelayan.

“Tahun 2019 tercatat hanya 900 nelayan yang terakomodir dalam Kementerian Kelautan dan Perikanan. Itu yang terdata Tahun ini 1.700 tapi se-Kaltara. Kalau di data kita 4.000-an nelayan yang asli bekerja sebagai nelayan. Itu perlu dicocokan kembalu apakah memang jumlahnya segitu,” terangnya.

RAMADHAN, MENGUATKAN KOLABORASI DAN MENINGKATKAN SILATURAHMI Oleh: Muhammad, S.Kom., M.Kom. Dosen STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Wakil Ketua Badan Pengurus Masjid Baitul Izzah Islamic Center
Pemantik Inovasi dan Kualitas Layanan Pendidikan, SMP MUDA Tarakan Anugerahkan Penghargaan GTK di Puncak Milad IPM
Tak Kunjung Kembali, LH Terancam Dipecat Secara Tidak Hormat
WASPADA PENIPUAN.!!! DOSEN UBT JADI KORBAN PENCATUTAN IDENTITAS
Sekda Harapkan Penyelerasan Dengan Visi dan Misi Gubernur
Share This Article
Facebook Email Print
5 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?