By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: WASPADA.!!! Paham Radikal Menyasar Generasi Muda.??!!!
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Nunukan

WASPADA.!!! Paham Radikal Menyasar Generasi Muda.??!!!

Redaksi
Last updated: 30 Juli 2025 19:55
Redaksi
Published: 21 Juni 2025
Share
SHARE

BorneoNewsJournalist.co.id, Nunukan – Generasi muda menjadi salah satu kelompok rentan terpapar paham radikal terorisme. Kemajuan teknologi informasi pun menjadi ruang baru bagi kelompok intoleran menggaungkan narasi kebencian. Untuk itu, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Nunukan mengadakan kegiatan forum diskusi, Sabtu, 21 Juni 2025.
‎
‎Menanggapi berita yang tersebar dari media tempo adanya terduga teroris di Gowa, bagian dari upaya menangkal radikalisasi di kalangan mahasiswa melalui narasi forum diskusi di lingkup  mahasiswa. Penyebaran paham radikal secara daring pun juga menjadi concern dari HMI Cabang Nunukan.
‎
‎”Penyebaran paham radikalisme tidak hanya di kampus, karena ada media sosial jadi lebih luas jangkauannya, banyak yang bisa terpapar,” kata Baso.
‎
‎Berkaitan dengan hal tersebut, HMI Cabang Nunukan merangkul mahasiswa Nunukan untuk melakukan kampanye dan sosialisasi akan bahaya radikalisme terorisme baik melalui ruang digital, maupun secara langsung di kampus. Baso mengatakan sosialisasi tersebut merupakan wujud komitmen HMI dalam mempromosikan islam yang moderat dan berkebangsaan.
‎
‎”Pada kesempatan ini HMI Nunukan mengajak mahasiswa untuk melibatkan diri dalam kampanye dan sosialisasi Bahaya radikalisme dan terorisme”, pungkas Baso.
‎
‎Kegiatan diskusi ini selain dari pada upaya menangkal paham radikalisasi juga menjadi warning dari pada pemerintah daerah kabupaten Nunukan untuk dapat lebih memperhatikan bahaya radikalisme dan terorisme untuk masuk ke kabupaten Nunukan.
‎
‎”Harapannya pemerintah daerah juga dapat menanggapi secara serius sebagai contoh di daerah Gowa sudah terjadi dugaan, agar pemerintah juga memberikan atensi khusus dalam upaya dalam menangkal paham radikalisasi tadi”. Tegas nya.
‎
‎Kegiatan ini tidak hanya sampai pada diskusi saja, Himpunan Mahasiswa Islam Nunukan juga akan melakukan aksi lanjutan sebagai bentuk upaya langkah kongkret dalam menolak paham Radikalisme dan terorisme.
‎

Reporter : Suiman

editor : Hendrik
‎

- Advertisement -
Ad imageAd image
Seriusi Perhatian Kepada Perbatasan, Gubernur Dukung Kehadiran TVRI Kaltara
Keppres RI Sudah Diterima, Presiden Jokowi Lantik Zainal dan Yansen
Merugikan Masyarakat Soal Pemadaman Listrik, HMI Nunukan Turun Kejalan Tuntut Pihak PLN Untuk Konsisten Tangani Masalah Listrik
HMI Komisariat Sebatik Peringati Milad ke-79 Sekaligus Resmikan Sekretariat Baru
Tak ada gugatan, KPU tetapkan Zainal dan Yansen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara.
Share This Article
Facebook Email Print
91 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?