By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Opini Tegas HMI: Institusi Polres Sedang Sakit ,  Kami Menolak Diam!
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Opini

Opini Tegas HMI: Institusi Polres Sedang Sakit ,  Kami Menolak Diam!

Redaksi
Last updated: 12 Juli 2025 09:38
Redaksi
Published: 12 Juli 2025
Share
SHARE

BorneoNewsJournalist.co.id – ‎Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Nunukan menyatakan dengan tegas: kami menolak dan mengecam keras pembusukan institusi Polres oleh oknum pejabatnya sendiri.
‎
‎Tertangkapnya Kasat Narkoba Polres Nunukan dalam kasus penyalahgunaan narkotika bukan sekadar kasus individual, ini adalah bukti nyata bahwa institusi penegak hukum kita sedang sakit, busuk dari dalam. Tidak ada lagi alasan pembelaan. Tidak ada lagi ruang toleransi.
‎
‎Kami menolak anggapan bahwa ini hanya perbuatan oknum. Ketika seorang pejabat kunci di bidang pemberantasan narkoba justru menjadi pelaku, maka yang gagal bukan hanya orangnya, tapi sistem dan kultur dalam institusi itu sendiri.
‎
‎Ini bukan sekadar mencoreng nama baik, tapi menghancurkan total kepercayaan rakyat. Kami tidak bisa menerima polisi yang diberi mandat menegakkan hukum justru menjadi bagian dari sindikat kejahatan. Rakyat tak bisa lagi dibohongi dengan narasi-narasi klise.
‎
‎HMI menolak untuk diam dan menolak untuk dibungkam. Kami menuntut:
‎
‎1. Kapolres Nunukan segera dicopot bila tidak mampu bersih-bersih internal.
‎2. Reformasi menyeluruh harus dilakukan, bukan basa-basi.
‎3. Semua yang terlibat, termasuk pelindung-pelindungnya, harus diusut hingga ke akar.
‎4. Tidak ada tempat bagi pengkhianat rakyat dalam tubuh aparat penegak hukum.
‎
‎
‎Jika institusi Polres Nunukan ingin kembali dipercaya, bukan cukup dengan permintaan maaf, tapi dengan tindakan nyata: pecat, proses hukum secara terbuka, dan bersihkan institusi dari pengkhianat berseragam.
‎
‎HMI akan terus mengawal. Dan jika negara dan institusinya gagal bersikap tegas, maka rakyat akan melakukannya. Karena kami percaya, hukum tidak hanya milik elit kekuasaan, hukum milik seluruh rakyat!

Berebut Murid di Era Kompetisi, Sekolah Dituntut Lebih Adaptif dan Berkualitas | Oleh : Retno Widiastuty, S.Pd
Kebijakan Tarif PCR, Memang Selalu Memancing Jelata (Mesti) Suudzon
Perempuan Obesitas Dan Penurunan Berat Badan
AIR YANG JERNIH BERASAL DARI SUMBER YANG BAIK
“Pesona” Militer melahirkan Pendidikan berakal
Share This Article
Facebook Email Print
3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?