STMIK PPKIA Tarakan Sukses Gelar PKKMB 2025, Pastikan Mahasiswa Baru Siap Kuliah dan Bebas Narkoba

Redaksi

BorneoNewsJournalist.co.id, Tarakan – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) PPKIA Tarakanita Rahmawati Kota Tarakan melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau yang dikenal juga dengan remediasi. Kegiatan tahun 2025 ini mengusung tema “Generasi Biru, Untuk Kaltara Maju” dan diikuti sebanyak 207 mahasiswa baru dari dua program studi, yaitu S1 Sistem Informasi dan S1 Teknik Informatika.

PKKMB berlangsung selama dua hari penuh dari pagi hingga sore, dengan pembukaan resmi oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wakil Ketua II STMIK PPKIA, Muhammad,S.Kom.,M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang baik antara kampus dan mahasiswa baru serta menyiapkan mereka menghadapi perkuliahan yang akan dimulai pada 1 September mendatang.

“Mahasiswa sudah diberikan pembekalan terkait aturan akademik, tata tertib, sistem perkuliahan online, penggunaan email kampus, aplikasi layanan akademik, hingga jalur penyampaian kendala keuangan maupun akademik. Bahkan fasilitas kampus seperti WiFi juga sudah bisa mereka akses,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan program beasiswa, Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk membantu mencari pekerjaan, serta peluang berorganisasi di UKM, BEM, dan BLM. Pihak kepolisian juga hadir memberikan edukasi tentang ketertiban lalu lintas.

Yang menjadi perhatian khusus, kampus melaksanakan tes urin narkoba kepada seluruh mahasiswa baru, dosen, staf, asisten dosen, hingga pengurus organisasi mahasiswa. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif. Muhammad menegaskan tes narkoba akan dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan bebas narkoba.

“Alhamdulillah antusias mahasiswa baru sangat luar biasa. Tidak ada praktik perpeloncoan, tidak ada atribut atau beban belanja tambahan. Kami ingin memastikan kegiatan ini benar-benar akademis dan bermanfaat,” tambahnya.

Ia juga berharap mahasiswa baru dapat menyelesaikan studi tepat waktu. “Target kita, mahasiswa bisa lulus dalam 3,5 tahun menjadi Sarjana Komputer (S.Kom). Semua tips dan strategi sudah kita sampaikan,” jelas Muhammad.

Lebih lanjut, pihak kampus juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan. Semua aktivitas di area kampus dipantau CCTV, kecuali di area privat seperti toilet. STMIK PPKIA juga memiliki tim khusus untuk menangani laporan dugaan pelecehan seksual.

Mahasiswa baru memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Nur Hikmah Amalia, mahasiswa jurusan Sistem Informasi, mengaku awalnya mengira remediasi identik dengan kegiatan yang melelahkan, namun ternyata berbeda.
“Menurut saya, ini remediasi paling keren di tahun 2025. Panitianya ramah dan materi yang diberikan bermanfaat,” ujarnya.

Nur Hikmah Amalia – Bahasiawa Baru STMIK PPKIA Kota Tarakan

Hal senada disampaikan Abdullah Muhammad Irfan, mahasiswa baru lainnya. “Selama dua hari mengikuti kegiatan, banyak ilmu yang bisa dipetik. Kami jadi lebih siap untuk memulai perkuliahan,” katanya.

Abdullah Muhammad Irfan – Mahasiswa Baru STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati Kota Tarakan

Dengan PKKMB ini, STMIK PPKIA Tarakan berharap mahasiswa baru tidak hanya siap mengikuti perkuliahan, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk mengembangkan kompetensi, inovasi, serta prestasi akademik maupun non-akademik.

Share This Article
321 Komentar

Tinggalkan Balasan