By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Muhammadiyah Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Puasa Ramadan, PWM Kaltara Sampaikan Pesan Ini
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraTarakan

Muhammadiyah Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Puasa Ramadan, PWM Kaltara Sampaikan Pesan Ini

Redaksi
Last updated: 14 Februari 2025 00:56
Redaksi
Published: 14 Februari 2025
Share
SHARE

TARAKAN – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Dengan demikian, umat Islam yang mengikuti keputusan Muhammadiyah akan melaksanakan salat tarawih perdana pada Jumat malam, 28 Februari 2025.

Sementara itu, Idul Fitri 1 Syawal 1446 H ditetapkan pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini memastikan puasa berlangsung selama 30 hari penuh. Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa Idul Fitri jatuh pada 30 Maret, namun PP Muhammadiyah telah mengonfirmasi bahwa 31 Maret adalah hari raya yang resmi sesuai perhitungan hisab mereka.

Menanggapi potensi perbedaan dengan ormas Islam lain atau pemerintah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltara mengimbau umat Islam untuk menyikapi perbedaan ini dengan bijak. “Seperti biasa, tidak perlu dibesar-besarkan. Semua memiliki dasar dalil yang dapat dipertanggungjawabkan,” Ungkap Syamsi Sarman.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Tidak perlu dipertentangkan dan tidak perlu menjadi polemik yang berkepanjangan. Kita sudah dewasa di dalam menyikapi perbedaan pendapat” Tegas Syamsi Sarman.

Diharapkan masyarakat khususnya di Kalimantan Utara dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan tetap menjaga ketertiban serta ketenangan, baik saat salat tarawih maupun salat Idul Fitri. Semoga ibadah yang dijalankan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua umat Islam.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltara juga mengajak kepada seluruh umat Islam yang ada di Tarakan dan khususnya di Kaltara untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, dan memperkuat persaudaraan. Diharapkan, perbedaan dalam penetapan awal puasa dan Idul Fitri tidak mengurangi semangat persatuan di tengah masyarakat. Semua pihak diimbau untuk saling menghormati dan menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing dengan tetap menjaga kerukunan.

Jufri Budiman Pastikan Transparansi Program Pemprov Kaltara, Lewat KUNDAPIL Bersama Masyarakat
Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri Berikan Apresiasi Dua Atlet Indonesia Raih Medali Emas di Olimpiade Paris 2024
Ketua KNTI Kaltara Serukan Peningkatan Budaya Makan Ikan di Hari Ikan Nasional
Bakal Dibangun, Pasar Modern Sebengkok Dibangun Dengan APBD
IHGMA Kaltara Resmi Dilantik, Gubernur Dorong Industri Hotel Angkat Citra Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?