By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Gelar Rakor dan Capacity Building, TPAKD Dorong Percepatan Akses Keuangan Inklusif di Daerah
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltara

Gelar Rakor dan Capacity Building, TPAKD Dorong Percepatan Akses Keuangan Inklusif di Daerah

Redaksi
Last updated: 28 November 2025 15:26
Redaksi
Published: 28 November 2025
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Kaltara,

Digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11), Rakor itu dibuka oleh Kepala Biro (Karo) Perekonomian Setda Provinsi Kaltara, Muhammad Gozali, S.E., M.H..

Turut hadir diantaranya Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Regional Kaltim dan Kaltara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Misyar Bonowisanto, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara, Seno Indarto, Perbankan serta anggota TPAKD Kabupaten/Kota se-Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam sambutannya, Gozali menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait arah kerja TPAKD kedepan.

“Prinsip dasarnya adalah bagaimana posisi ini untuk ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa hal yang kita komitmen untuk dilaksanakan pada 2026, lebih kepada aksi di Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Rakor ini sebagai upaya dalam memperkuat sinergi program kerja pemerintah, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan akses keuangan di daerah. serta dasar dari seluruh program TPAKD adalah ketahanan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Karo Perekonomian ini menyebutkan mulai tahun 2026, struktur kepemimpinan TPAKD akan mengalami penyesuaian untuk memperkuat pelaksanaan program di daerah.

“Untuk 2026 ketuanya Pak Gubernur, Wakil Ketuanya dari OJK. Kemudian di Kabupaten/Kota, Ketua tetap Kepala Daerah, Wakil Ketua dari OJK, Koordinatornya Sekda dan Sekretariat dari Asisten Ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci keberhasilan program TPAKD.

“Akses keuangan itu adalah perbankan, maka peran perbankan kita maksimalkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan ekonomi,” ujar Karo Perekonomian.

Hasil rakor ini menekankan pentingnya program yang dapat dirasakan langsung di masyarakat dan pelaku ekonomi di daerah, serta memanfaatkan seluruh program perbankan yang telah disiapkan dalam kerangka TPAKD.

“Penyelesaian rakor ini adanya komitmen bersama bahwa pelaksanaan lebih kepada aksi di lapangan. Program-program perbankan harus diketahui masyarakat dan lembaga ekonomi di Kabupaten/Kota,” tegasnya.

Gozali memastikan Rakor TPAKD di Kabupaten/Kota selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2025, dan setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi terkait kebutuhan dan perkembangan program.

Diharapkan komitmen bersama dalam rakor ini menjadi pendorong utama dalam peningkatan inklusif keuangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kaltara.

“Harapan besar kita, dengan TPAKD ini kesejahteraan masyarakat meningkat dan ketahanan ekonomi semakin kuat, karena didukung langsung oleh perbankan melalui akses keuangan daerah,” tutupnya. (dkisp)

Viral di TikTok, Warga Tanjung Selor Ngaku Jadi Korban Dugaan Mafia Tanah
Sempat Hilang, Akhirnya Dua Korban Speedboat Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa
Rp24,4 Miliar Digelontorkan, Gubernur Kaltara Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Nunukan
Bupati Wempi Mawa Resmikan GKII Tanjung Nanga, Perkuat Pembinaan Rohani dan Kebersamaan Jemaat
Kelangkaan Tak Kunjung Selesai, Walikota Tarakan Minta Data Penerima Diupdate
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?