By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Launching Portal Satu Data, Bupati Wempi Tegaskan: “Tidak Boleh Ada Data yang Berbeda!”
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraMalinau

Launching Portal Satu Data, Bupati Wempi Tegaskan: “Tidak Boleh Ada Data yang Berbeda!”

Redaksi
Last updated: 12 Desember 2025 15:19
Redaksi
Published: 12 Desember 2025
Share
SHARE

Malinau, KALTARA – Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., menegaskan bahwa validitas data merupakan faktor paling krusial dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan daerah.

Hal ini disampaikannya saat melaunching Portal Satu Data Indonesia (SDI) Malinau, sebuah sistem yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data dari berbagai OPD agar lebih akurat, seragam, dan mudah diakses. Acara ini launching ini dilaksanakan di ruang Lobby Kantor Bupati, pada Jumat (12/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Wempi mengatakan bahwa kehadiran portal ini selaras dengan salah satu dari lima program inovasi daerah, yaitu Smart Government, serta diperkuat oleh tiga regulasi yang memayunginya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menegaskan bahwa sistem data yang baik tidak boleh menampilkan informasi yang berbeda antar OPD.

“Yang paling penting dalam sebuah data adalah kevalidan. Data yang valid itulah yang bisa dipakai untuk kepentingan perencanaan dan kebijakan. Satu data itu berarti data yang sama, bukan banyak data yang berbeda,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti masih ditemukannya data yang tidak sinkron antara OPD maupun data lapangan, terutama terkait program-program strategis seperti penanggulangan kemiskinan.

Saat ini, Kabupaten Malinau memiliki sekitar 5.000 warga miskin, meskipun berbagai program bantuan dan pemberdayaan telah digulirkan secara masif.

“Kita sudah memberikan jaminan sekolah, kesehatan gratis, bantuan bibit, alat pertanian, bedah rumah, bahkan biaya pemulangan jenazah pun kita urus. Tapi kenapa angka kemiskinan masih ada? Apakah datanya yang salah, atau kebijakan kita yang salah? Ini yang harus kita kejar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dengan APBD yang sebagian besar masih bergantung pada transfer pusat, ketidaktepatan data akan berdampak besar pada efektivitas program maupun belanja daerah.

Bupati Wempi meminta seluruh kepala OPD dan operator data (PIC) untuk bekerja lebih serius, disiplin, dan rutin melakukan pelaporan. Ia menegaskan bahwa setiap OPD harus memiliki admin data yang benar-benar memahami tugasnya.

“Kalau PIC-nya dipindah, harus ditempatkan lagi di bidang yang sama. Karena mereka sudah dilatih berkali-kali. Kalau data yang kalian kelola tidak valid, maka data yang diterima Kepala Dinas juga tidak valid, dan data yang sampai ke saya lebih parah lagi,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti lemahnya penyajian informasi publik melalui website resmi maupun mesin pencarian. Ia memberi contoh sederhana tentang data hotel, pasar, hingga informasi wisata Malinau yang belum tersaji dengan baik.

Ia meminta para asisten dan Sekda untuk memastikan seluruh OPD mendukung penuh Portal Satu Data Malinau. Mulai Januari 2026, pemerintah akan mulai mengevaluasi OPD yang tidak menyajikan data secara lengkap dan tepat waktu.

“Saya mendukung penuh Portal Satu Data Malinau ini, bukan hanya di atas kertas tapi dalam implementasinya. Data harus bisa diakses cepat, mudah, dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena melalui data yang valid, kebijakan yang kita ambil juga akan tepat sasaran,” tutup Bupati.(****)

Wujudkan ASN Unggul, 1.734 ASN Jalani Penilaian dan Kompetensi
Kapolda Kaltara Silaturahmi dengan Komunitas Ojol, Ajak Bersinergi Wujudkan Daerah Aman dan Kondusif
Jufri Budiman Pastikan Transparansi Program Pemprov Kaltara, Lewat KUNDAPIL Bersama Masyarakat
Kunjungi Kaltara, Surya Paloh Disambut Ratusan Kader Nasdem
Hari Keempat Perjalanan Natal, Bupati Malinau Sambangi Desa Long Uro di Kayan Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?