TARAKAN, KALTARA – Ketua Komisi I DPRD Kota Tarakan, Adyansa, mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk berperan aktif sebagai motor perubahan sosial dan politik di Kota Tarakan. Ajakan tersebut disampaikannya saat menggelar kegiatan reses guna menjaring aspirasi masyarakat di kawasan Jalan Gajah Mada, Sabtu (17/1/2026) siang.
Dalam pertemuan tersebut, Adyansa menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda memiliki karakteristik khas berupa jiwa petualang, semangat mencari jati diri, serta daya inovasi dan sikap kritis yang tinggi.
“Pemuda itu jiwanya berkelana, selalu mencari jati diri, penuh inovasi, dan memiliki daya kritis yang tinggi. Karena itu, pemuda harus tampil sebagai motor penggerak perubahan,” ujar Adyansa.
Ia mengimbau agar generasi muda tidak bersikap pasif terhadap dinamika sosial yang terus berkembang. Adyansa mengingatkan, jika pemuda memilih diam dan tidak mengambil peran, maka mereka berpotensi tertinggal oleh laju perubahan zaman dalam beberapa tahun ke depan.
Lebih lanjut, Adyansa menjelaskan bahwa menjadi agen perubahan tidak selalu harus dimulai dari organisasi besar atau keterlibatan langsung dalam politik formal. Perubahan, menurutnya, dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan komunitas sekitar.
“Menjadi sosok yang solutif ketika keluarga atau teman menghadapi masalah, serta berani mengambil tanggung jawab sebagai penggerak awal dalam menyelesaikan konflik atau isu di lingkungan sekitar, itu sudah merupakan bentuk perubahan,” jelasnya.
Adyansa menegaskan bahwa peran sebagai motor perubahan terbuka bagi siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, di berbagai lini kehidupan, mulai dari lingkungan sosial, keluarga, hingga organisasi kemasyarakatan.
Melalui kegiatan reses tersebut, Adyansa berharap semangat kritis dan inovatif generasi muda di Kota Tarakan dapat tersalurkan secara positif. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi pemuda agar memperoleh ruang yang layak dalam kebijakan pembangunan Kota Tarakan. (****)
Sumber : facesia.com




