TARAKAN, KALTARA – Ikatan Wanita Pinrang (IWP) Kota Tarakan menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (6/3/2026) di kediaman Ketua IWP Kota Tarakan, di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Kalimantan Utara.

Ketua Ikatan Wanita Pinrang Kota Tarakan, Ns. Hj. Hadriana P. Nyompa, mengatakan kegiatan berbagi dengan anak yatim dan masyarakat kurang mampu telah menjadi agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, tahun ini kegiatan buka puasa bersama digelar secara sederhana di kediamannya dengan mengundang sekitar 20 anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa yang berada di bawah binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tarakan.
“Dalam rangka bulan suci Ramadan, kami dari Ikatan Wanita Pinrang Kota Tarakan setiap tahun selalu berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa. Tahun ini kami mengundang sekitar 20 anak yatim, fakir miskin, dan dhuafa untuk berbuka puasa bersama,” ujar Hadriana.
Selain berbuka puasa bersama, IWP Tarakan juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari seluruh anggota IWP Kota Tarakan.
Paket sembako yang dibagikan antara lain beras, gula, minyak goreng, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Hadriana menyebut sebagian bantuan diberikan langsung kepada anak-anak yang hadir, sementara sisanya akan disalurkan secara door to door kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Bantuan yang kami berikan memang tidak seberapa, tetapi ini murni dari sumbangan anggota IWP Kota Tarakan. Harapan kami, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Ia juga berharap momentum Ramadan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi masyarakat di sekitar, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan.
“Kami berharap di bulan suci Ramadan ini kita bisa mengambil hikmah dari ibadah puasa, yakni merasakan bagaimana saudara-saudara kita yang hidup dalam kekurangan,” tambahnya.
Sebelum acara buka puasa bersama, kegiatan tersebut diawali dengan tausiah singkat (kultum) yang disampaikan oleh H. Syamsi Sarman, S.Pd, Kepala Pelaksana Baznas Kota Tarakan yang juga aktif dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Tarakan.

Dalam tausiah tersebut, Syamsi Sarman menyampaikan apresiasi kepada IWP Tarakan yang telah memprakarsai kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa binaan Baznas.
Ia menjelaskan bahwa anak-anak yatim dan dhuafa yang dibina Baznas di Kota Tarakan jumlahnya mencapai ratusan, bahkan sekitar 300 hingga 400 orang. Sebagian dari mereka hidup bersama keluarga yang juga memiliki keterbatasan ekonomi.
“Sebagian anak-anak ini tinggal bersama ibu atau ayahnya saja karena salah satu orang tua telah meninggal. Ada juga yang tinggal bersama nenek, tante, bahkan tetangga karena orang tuanya tidak mampu mengasuh mereka,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan tentang pentingnya kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa orang yang memelihara dan menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah di surga.
“Rasulullah bersabda bahwa orang yang peduli kepada anak yatim dan fakir miskin kelak akan bersama beliau di surga, seperti dua jari yang dirapatkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli terhadap anak yatim serta masyarakat kurang mampu, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.(****)




