Ketersediaan Air Bersih di Rest Area Km 38 Samboja Dikeluhkan, Pengelola Diminta Evaluasi

Redaksi

BALIKPAPAN, KALTIM – Ketersediaan air bersih di fasilitas toilet Rest Area Km 38 Samboja, Kalimantan Timur, menjadi sorotan para pengguna jalan. Sejumlah pengunjung mengeluhkan kondisi air yang tidak stabil, bahkan kerap tidak tersedia, sehingga mengganggu kenyamanan saat beristirahat.

Rest area yang seharusnya menjadi tempat singgah yang nyaman bagi pengendara jarak jauh dinilai belum memenuhi standar pelayanan dasar, khususnya dalam hal sanitasi. Padahal, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan utama, terlebih untuk fasilitas umum seperti toilet.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Keluhan memuncak pada Selasa (24/3/2026), ketika air tidak tersedia untuk kebutuhan wudhu. Kondisi ini menyulitkan pengunjung, terutama umat Muslim yang hendak menunaikan ibadah di sela perjalanan.

Beberapa pengguna menyebutkan, persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Selain air yang sering tidak mengalir, kebersihan toilet juga dinilai kurang terjaga, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran terkait kesehatan.

Para pengguna jalan berharap pihak pengelola segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan air bersih di rest area tersebut. Perbaikan infrastruktur, pemeliharaan rutin, serta pengawasan operasional dinilai penting untuk memastikan ketersediaan air tetap stabil.

Selain itu, diperlukan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam pengelolaan fasilitas sanitasi, termasuk kesiapan petugas dalam menangani kendala teknis secara cepat.

Dengan tingginya mobilitas masyarakat, keberadaan rest area yang bersih, nyaman, dan layak menjadi kebutuhan penting. Evaluasi dan pembenahan pengelolaan air bersih di Rest Area Km 38 Samboja diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.(****)

REPORTER : HENDRA SITORUS | BIRO KALTIM

Share This Article