By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Gempa 3,9 Skala Richter Terjadi Di Perairan Tarakan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Gempa 3,9 Skala Richter Terjadi Di Perairan Tarakan

Redaksi
Last updated: 21 September 2021 21:41
Redaksi
Published: 21 September 2021
Share
SHARE

TARAKAN – pada Selasa (21/09) malam, warga Tarakan dikejutkan dengan adanya gempa sekitar pukul 19.29 Wita.

Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat atas kemungkinan gempa susulan.

Saat dikonfirmasi, Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi membenarkan adanya gempa yang terjadi pada perairan Tarakan. Diketahui, gempa tersebut berkekuatan 3,9 Skala Richter.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dari laporan yang masuk, gempa yang terjadi berkekuatan 3,9 Skala Richter. Itu kejadiannya pukul 20.29 wita. Lokasinya itu 3 derajat, 12 Lintang Utara, 117 derajat Bujur Timur. Posisinya 27 Kilometer sebelah tenggara Kota Tarakan di kedalaman hiposenter 10 Kilometer,”sambungnya.

Kendati begitu, ia belum dapat memastika apakah gempa tersebut berpotensi tsunami atau tidak. Kendati begitu, menurutnya gempa tersebut terbilang kecil.

“Untuk saat ini belum ada perkembangan info lanjutan apakah berpotensi susulan atau tidak. Nanti info selanjutnya akan kami update lagi,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Manado Tony Agus Wijaya S.Si menerangkan, jika gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami. Hal itu disebabkan titik gempa terjadi pada kedalaman dangkal.

“Untuk saat ini hasil analisa sementaranya tidak berpotensi Tsunami. Jenis dan mekanisme gempabbumi. Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal,”tukasnya.

“Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas III-IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulakan gempa bumi tersebut,”terangnya.

Warnai Ramadan dengan Kebaikan, PT PRI Buka Puasa Bersama Puluhan Jurnalis
Terima Aduan Masyarakat, Satlantas Lakukan pengamanan di wilayah Juata Permai Kota Tarakan
2022 Pelaporan Pajak Masyarakat Diklaim Membaik
Kesepakatan UMK 2023, Sentuh Nominal 4 Jutaan
KBIHU AL-Wahid Rezki Barokah Siap Dampingi Jamaah Haji Kaltara, Hj. Wahida Ajak Masyarakat Tidak Ragu
Share This Article
Facebook Email Print
3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?