7 Fraksi DPRD Kaltim Sepakat Gulirkan Hak Angket, Respons Aksi Massa di Samarinda

Redaksi

SAMARINDA, KALTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) merespons gelombang aksi unjuk rasa yang digelar aliansi masyarakat dan mahasiswa pada Selasa (21/4/2026) dengan menyetujui pengguliran hak angket.

Keputusan tersebut diambil setelah tujuh fraksi di DPRD Kaltim secara resmi menyatakan kesepakatan untuk mendorong penggunaan hak angket sebagai bentuk tindak lanjut atas tuntutan massa aksi yang berlangsung di Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menegaskan bahwa seluruh pimpinan fraksi telah membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita bersepakat atas usulan massa aksi, unsur ketua fraksi terpenuhi semua, tujuh fraksi. Aman,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa proses pengguliran hak angket tetap harus mengikuti mekanisme dan koridor hukum yang berlaku. Menurutnya, keputusan tersebut tidak dapat langsung disahkan di lapangan melalui pakta integritas, melainkan harus melalui tahapan resmi di internal dewan.

Dalam waktu dekat, unsur pimpinan DPRD Kaltim akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) bersama ketua-ketua fraksi guna menentukan langkah lanjutan, sesuai dengan Tata Tertib (Tatib) DPRD.

“Setelah ini akan kita rapatkan di rapat pimpinan bersama pimpinan dan ketua-ketua fraksi untuk menyikapi kelanjutannya,” tambahnya.

Di tengah kesepakatan tersebut, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, diketahui tidak hadir di lokasi aksi.

Menanggapi hal itu, Ekti menjelaskan bahwa yang bersangkutan tengah menjalankan agenda kedinasan di luar daerah.
“Beliau hari ini mungkin sampai sore, karena sedang retret di Magelang,” ungkapnya.

Ekti memastikan, meskipun Ketua DPRD tidak berada di tempat, proses pengambilan keputusan tetap berjalan secara sah dan solid. Ia juga menegaskan bahwa seluruh unsur pimpinan dan fraksi di DPRD Kaltim berada dalam satu suara dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Ini satu suara. Wakil ketua semua, ketua fraksi, satu suara. Kita mendengar aspirasi masyarakat. Tentu di DPRD ada tahapannya, akan segera kami rapatkan untuk kelanjutan,” pungkasnya. (*)

Share This Article