ACFFEST 2026 Konsisten Gaungkan Nilai Antikorupsi, KPK Dorong Partisipasi Generasi Muda Lewat Film

Redaksi

TARAKAN, KALTARA – Kegiatan Movie Day 2026 yang digelar di Tarakan menjadi bagian dari rangkaian Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST), program nasional yang diinisiasi Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi. Tahun 2026 menandai penyelenggaraan ke-12 sejak pertama kali digelar pada 2013.

Mengusung tema “Dari Lensa, Integritas Terjaga!”, ACFFEST terus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menyuarakan nilai-nilai antikorupsi melalui karya audio-visual, khususnya film pendek.

Program Director ACFFEST KPK, Adhi Setyo Tamtomo, menjelaskan bahwa festival ini telah berjalan secara konsisten selama lebih dari satu dekade, meski sempat mengalami jeda pada 2015–2016.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“ACFFEST ini sudah berjalan selama 12 tahun sejak 2013. Selama itu, kami telah memproduksi 67 film pendek bertema antikorupsi dengan berbagai genre, mulai dari horor, komedi, drama hingga musikal,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh film yang diproduksi mengangkat sembilan nilai dasar antikorupsi yang dikenal dengan konsep “Jumat Bersepeda KK”, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, adil, disiplin, dan kerja keras.

Menurutnya, pendekatan melalui film dipilih karena dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat luas, tanpa batasan usia maupun latar belakang.

“Target kami semua kalangan. Siapapun yang menonton film ini diharapkan dapat meresapi nilai-nilai integritas dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Tahun 2026, ACFFEST dijadwalkan hadir di 12 provinsi di Indonesia. Untuk wilayah Kalimantan, terdapat tiga provinsi yang menjadi lokasi kegiatan, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Kalimantan Utara sendiri menjadi provinsi ke-10 yang dikunjungi dalam rangkaian tahun ini, sekaligus menjadi kunjungan perdana ACFFEST ke wilayah tersebut.

“Ini pertama kalinya kami hadir di Kaltara. Harapannya, generasi muda di sini bisa ikut berpartisipasi, baik melalui ide cerita maupun karya film pendek yang nantinya dapat kami kurasi dan dampingi pengembangannya,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, KPK berharap semakin banyak anak muda yang terlibat aktif dalam kampanye antikorupsi, sekaligus memanfaatkan industri kreatif sebagai sarana edukasi yang efektif dan berkelanjutan.(****)

Share This Article