By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: DPRD Kaltara Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Sengketa Lahan dalam Audiensi dengan Buruh
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraLEGISLATIF

DPRD Kaltara Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Sengketa Lahan dalam Audiensi dengan Buruh

Redaksi
Last updated: 12 Mei 2026 23:10
Redaksi
Published: 12 Mei 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Utara menyoroti sejumlah persoalan strategis ketenagakerjaan dan pertanahan saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Partai Buruh Exco Kalimantan Utara, serikat buruh, organisasi masyarakat, serta OPD terkait, Selasa (5/5/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kalimantan Utara itu dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kaltara, H. Muddain, bersama Wakil Ketua I DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir.

Sejumlah anggota DPRD Kaltara turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Alimuddin, H. Ladullah, Herman, dan Pdt. Robenson Tadem.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dalam audiensi itu, kalangan buruh menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi terkait minimnya penyerapan tenaga kerja lokal di beberapa perusahaan, tingginya angka pengangguran, hingga praktik outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja.

Selain isu ketenagakerjaan, persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Para peserta meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan agar hak masyarakat tetap terlindungi.

Wakil Ketua II DPRD Kaltara, H. Muddain, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dan mendorong koordinasi lintas sektor guna mencari solusi bersama.

Menurutnya, penyampaian data dan permasalahan secara terstruktur sangat penting agar DPRD dapat melakukan pembahasan secara maksimal sesuai fungsi pengawasan dan legislasi yang dimiliki.

“Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian DPRD untuk ditindaklanjuti bersama pihak terkait, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” katanya.(****)

Kasus Korupsi Proyek ASITA, Bastian Lubis Diduga Terlibat?
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Hadirkan Edukasi Keuangan dan Pelatihan Digital bagi Pekerja Migran Indonesia di Perbatasan
Komisi IV DPRD Kaltara Kaji Regulasi Penanganan HIV/AIDS, Pergub atau Perda?
Himbau Peserta Seleksi PPPK Persiapkan Diri
Komoditas Sayur Mayur Pengaruhi Inflasi di Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?