Supaad Hadianto Serap Aspirasi Mahasiswa, Isu Beasiswa dan Dunia Kerja Jadi Fokus Reses DPRD Kaltara

Redaksi

TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supaad Hadianto, SE, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan melibatkan kalangan mahasiswa, komunitas literasi, serta organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (16/5/2026), di Ruang Pertemuan Malabar Cafe, Tarakan.


Kegiatan tersebut menghadirkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Utara, H. Asnawi, S.Sos., M.Si, serta perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, H. Basmar, S.Ag., M.M.

Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tarakan bersama relawan Taman Baca Masyarakat Indonesia (TBMI) tampak antusias mengikuti dialog yang berlangsung interaktif tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Supaad Hadianto mengatakan, reses kali ini sengaja menyasar mahasiswa sebagai kelompok strategis yang tengah menempuh pendidikan dan akan segera memasuki dunia kerja.

“Setiap reses saya selalu berupaya menghadirkan forum yang tepat agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan secara langsung. Kali ini fokus kita adalah mahasiswa karena mereka sedang mempersiapkan masa depan,” ujarnya.

Menurut Supaad, persoalan beasiswa dan kesiapan memasuki dunia kerja menjadi aspirasi utama yang disampaikan peserta. Karena itu, pihaknya menghadirkan langsung instansi terkait agar mahasiswa memperoleh informasi yang jelas dan komprehensif.

Ia menjelaskan, kondisi fiskal daerah yang terbatas membuat pemerintah perlu melakukan penyesuaian dalam program bantuan pendidikan. Meski demikian, peluang beasiswa tetap terbuka melalui berbagai skema kerja sama maupun dukungan sektor swasta.

“Ruang fiskal APBD memang terbatas, sehingga dibutuhkan inovasi dalam penyediaan bantuan pendidikan. Kami optimistis mahasiswa tetap memiliki peluang, termasuk dari program perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara,” jelasnya.

Selain pendidikan, Supaad menilai peningkatan kompetensi mahasiswa menjadi hal penting agar lulusan perguruan tinggi mampu bersaing di dunia kerja.

Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog terbuka, di mana mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi terkait akses pendidikan, peluang kerja, dan kebutuhan pelatihan kompetensi.

“Harapannya, forum seperti ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara generasi muda dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.(****)

Share This Article