By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Debat Pelajar Demokrasi Bawaslu Nunukan Ke-4 Kembali di Gerlar, 26 Tim Sekolah Adu Kritis Gagasan Demokrasi di Perbatasan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPendidikan

Debat Pelajar Demokrasi Bawaslu Nunukan Ke-4 Kembali di Gerlar, 26 Tim Sekolah Adu Kritis Gagasan Demokrasi di Perbatasan

Redaksi
Last updated: 1 Juni 2026 21:53
Redaksi
Published: 1 Juni 2026
Share
SHARE

NUNUKAN, KALTARA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan resmi menggelar kegiatan Debat Pelajar Demokrasi ke-4 yang diikuti 26 sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Nunukan, Senin (1/6/2026).

 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kegiatan yang berlangsung 01-05 juni 2026 di Kantor Bawaslu Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan tersebut menjadi salah satu upaya pendidikan politik inovatif bagi generasi muda, khususnya pelajar di wilayah perbatasan .

 

Pada pertandingan perdana, tim dari SMAIT Ibnu Sina Boarding School Nunukan berhadapan dengan tim 1 dari SMK Negeri 1 Nunukan. Kedua tim menampilkan kemampuan berargumentasi yang kuat dengan saling menyampaikan pandangan dan analisis kuat terkait isu demokrasi yang menjadi tema perlombaan.

Ketua Bawaslu Nunukan, Moch Yusran, mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman demokrasi yang sehat kepada generasi muda sejak dini.

“Debat Demokrasi ini merupakan wadah bagi pelajar untuk belajar menyampaikan gagasan, berpikir kritis, serta memahami nilai-nilai demokrasi yang baik dan benar, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan,” ujar Yusran, Senin (1/06/2026).

Ia menjelaskan, tahun ini Bawaslu mengangkat tema diluar tahapan pemilu yakni “Konsolidasi Demokrasi: Tolak Buta Politik Menyongsong Pemilu Nasional dan Daerah yang Luber dan Jurdil di Perbatasan.”

Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan demokrasi saat ini, di mana generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk memilah informasi dan memahami proses politik secara objektif.

“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak apatis terhadap demokrasi, memiliki keberanian menyampaikan pendapat, serta mampu menjadi pelopor demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di tengah masyarakat,” tegas Yusran.

Debat berlangsung dalam suasana kompetitif namun edukatif. Para peserta menunjukkan kualitas yang baik dalam menyampaikan argumentasi, membangun logika berpikir, hingga mempertahankan pendapat berdasarkan data dan fakta.

Rangkaian babak penyisihan Debat Pelajar Demokrasi ke-4 akan berlangsung mulai 1 hingga 3 Juni 2026. Sebanyak 26 sekolah peserta akan bersaing untuk memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya dan menjadi yang terbaik dalam ajang yang digelar Bawaslu Nunukan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Nunukan berharap pendidikan demokrasi tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dipraktikkan oleh para pelajar sebagai bagian dari pembentukan karakter dan budaya demokrasi yang sehat di daerah perbatasan.

KI Kaltara Dampingi Perangkat Daerah, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
Empat DPD Tani Merdeka Kaltara Dilantik, Siap Dukung Swasembada Pangan
Sarasehan Kebhinekaan Bahas Tantangan Kebebasan Beragama dalam Perspektif Konstitusi dan Sosial
Festival Olahraga Tradisional Beri Dampak Perekonomian di Krayan
Gubernur Lantik Pengurus Forum TJSLBU, Arahkan CSR Selaras Pembangunan
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?