By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Lembaga Budaya Melayu Kalimantan Tampilkan 5 Kendaraan Hias di Festival Iraw Tengkayu XV, Angkat Tradisi Perkawinan Adat Tidung
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
FESTIVAL BUDAYAKaltaraRagamTarakan

Lembaga Budaya Melayu Kalimantan Tampilkan 5 Kendaraan Hias di Festival Iraw Tengkayu XV, Angkat Tradisi Perkawinan Adat Tidung

Redaksi
Last updated: 5 Juli 2026 14:45
Redaksi
Published: 5 Juli 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Pengurus Besar Lembaga Budaya Melayu Kalimantan turut memeriahkan Pawai Budaya dan Kendaraan Hias dalam rangka Festival Iraw Tengkayu XV yang digelar di Kota Tarakan, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi budaya lintas etnis yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat Kalimantan Utara.

Mengusung tagline “Bersatu Berdaulat Melindungi dan Mengembangkan Warisan Budaya Iraw Tengkayu di Bumi Paguntaka Tarakan Hobot”, rombongan Lembaga Budaya Melayu Kalimantan menurunkan lima kendaraan hias dengan konsep budaya yang berbeda-beda, salah satunya menonjolkan simbol adat dan tradisi perkawinan masyarakat Tidung.

Ketua Lembaga Budaya Melayu Kalimantan, Mohammad Tamrin, mengatakan keikutsertaan pihaknya pada festival tahun ini menjadi bagian dari konsistensi dalam pelestarian budaya daerah yang terus dikembangkan setiap tahun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Lembaga budaya Melayu Kalimantan ini kita selalu ikut setiap tahun. Tahun ini kita tampil dengan motif baru, ada lima kendaraan. Yang pertama mobil Camry yang menggambarkan simbol emas kawin berupa Al-Qur’an dan perlengkapan ibadah yang tadi juga sudah diserahkan kepada Wali Kota Tarakan,” ujar Tamrin.

Ia menjelaskan, kendaraan lainnya menampilkan miniatur balai adat Keramat yang menggambarkan rumah adat sekaligus aktivitas perkawinan adat Tidung. Melalui konsep tersebut, pihaknya ingin memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Di dalamnya ada gambaran prosesi perkawinan adat Tidung. Kami juga melibatkan saudara-saudara dari Banjar, Bajau, Melayu Pontianak, dan etnis lainnya. Ini bentuk kolaborasi budaya yang terus kami jaga,” jelasnya.

Tamrin menegaskan, keterlibatan generasi muda dalam pawai budaya menjadi hal penting agar warisan tradisi tidak hilang tergerus zaman. Ia juga menyoroti keberadaan balai adat Keramat yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Balai adat itu dibangun dengan anggaran besar, sekitar Rp18 miliar. Harapan kami ke depan bisa lebih dimanfaatkan untuk kegiatan budaya dan menjadi ikon Kalimantan Utara,” katanya.

Sementara itu, Sri Jahasania dari Forum Komunikasi Perempuan Tidung Kota Tarakan menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam pawai budaya merupakan bentuk kebanggaan sebagai putra daerah.

“Kami dari Perempuan Tidung bersama Lembaga Budaya Melayu Kota Tarakan mengangkat tema Baloi Adat Tidung dan pengantin bebantang. Ini kebanggaan kami sebagai masyarakat asli Tarakan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan pawai budaya dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas masyarakat lokal.

“Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun. Ini kebanggaan bagi kami sebagai putra daerah Kota Tarakan,” pungkasnya. (HND)

Sekda Malinau Dr. Ernes Silvanus, Pimpin Apel Pagi di Lingkungan Dinas Kesehatan
Rakornis Perhubungan 2026, Gubernur Tekankan Pentingnya Sistem Transportasi Terpadu
Korwil VI PP GMKI Dorong Polda Kaltara Tangkal Aliran Dana Narkoba untuk Pemilu
Ibrahim Ali Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPW PAN Kaltara
Sambangi Bazar Lantamal XIII, PJ Walikota Borong produk UMKM
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?