By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: FGD IKD 2026, Pemprov Perkuat Ketahanan Daerah Hadapi Risiko Bencana
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

FGD IKD 2026, Pemprov Perkuat Ketahanan Daerah Hadapi Risiko Bencana

Redaksi
Last updated: 19 Agustus 2026 14:25
Redaksi
Published: 19 Agustus 2026
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kesiapan menghadapi risiko bencana melalui pemutakhiran Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Penilaian ini menjadi bagian penting dalam memperbarui kajian risiko bencana nasional sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi di daerah.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kaltara yang diwakili Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh, S.T., M.T., melalui Focus Group Discussion (FGD) Penilaian IKD Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (19/8).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Membacakan sambutan Gubernur Kaltara, Ferry menyampaikan bahwa ketahanan daerah dalam menghadapi bencana bukan sekadar kemampuan merespons ketika bencana terjadi, tetapi juga kesiapan mencegah, melakukan mitigasi, mengurangi risiko dan membangun kapasitas masyarakat.

“Ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan,” katanya.

Menurutnya, kondisi geografis Kaltara yang beragam, mulai dari wilayah perkotaan, pesisir, pedalaman hingga perbatasan, memiliki tantangan dan tingkat aksesibilitas yang berbeda. Kondisi tersebut juga diikuti potensi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta gempa bumi.

Karena itu, penilaian IKD dinilai strategis untuk melihat sejauh mana kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Ferry menegaskan, penguatan ketahanan bencana bukan hanya menjadi tugas BPBD, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh sektor, mulai dari perencanaan pembangunan, tata ruang, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, lingkungan hidup, komunikasi hingga pemulihan pasca bencana.

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait memberikan dukungan optimal dalam proses penilaian dengan menyampaikan data dan informasi yang lengkap, benar, aktual, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kaltara juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang tengah menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Mari kita doakan saudara-saudara kita di NTT yang terdampak bencana agar diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga proses evakuasi dan pemulihan berjalan lancar,” ujarnya.

Ferry berharap FGD tersebut menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk memperkuat ketangguhan Kaltara.

“Mari jadikan Kalimantan Utara tidak hanya sebagai daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga daerah yang tangguh, dengan masyarakat yang waspada dan pemerintah yang sigap dalam mengelola risiko bencana,” pungkasnya. (dkisp)

Kunjungan Kerja Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Malinau
Mendagri Tito Karnavian Tiba di Bumi Intimung Malinau
Gubernur Kaltara Kawal Langsung Perkembangan Harga Beras di Daerah
DPRD Tarakan Siap Evaluasi Mitra DLH, Usai RDP Kasus PHK PT Meris Abadi Jaya
Pemprov Kaltara Tingkatkan Harmonisasi Industrial Lewat Sosialisasi PP dan PKB
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?