TARAKAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-1 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII dimeriahkan dengan kegiatan Speedboat Race di perairan Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan langsung dari kawasan pesisir. Ajang ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari besar, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong potensi kemaritiman, ekonomi, dan pariwisata di Kalimantan Utara.
Dan Kodaeral XIII mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi Kodaeral XIII dalam mengembangkan potensi kelautan yang dimiliki Kalimantan Utara.
“Laut adalah harapan kita. Di sana banyak harapan kita. Ini merupakan bagian dari keikutsertaan Kodaeral XIII untuk meningkatkan potensi-potensi yang ada di Kalimantan Utara, baik secara ekonomi maupun pariwisata,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi pelaksanaan dipilih karena tingginya antusiasme peserta dan masyarakat. Bahkan, kegiatan tersebut turut menarik perhatian peserta dari luar daerah hingga mancanegara.
Ia menyebut terdapat peserta maupun tamu dari Malaysia dan Singapura yang hadir dalam rangka memeriahkan kegiatan Speedboat Race.
“Maritim kita tingkatkan dalam segala hal,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara mengapresiasi pelaksanaan Speedboat Race yang digelar dalam rangka HUT ke-81 RI dan HUT ke-1 Kodaeral XIII.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kodaeral XIII yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang Speedboat Race memiliki relevansi dengan kehidupan masyarakat Kaltara yang banyak menggunakan speedboat berkapasitas 40 PK sebagai sarana transportasi, khususnya menuju kawasan tambak.
“Ini kita manfaatkan sebagai ajang silaturahmi antar-pengguna speedboat 40 PK, khususnya di Kota Tarakan,” katanya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari keikutsertaan peserta dari berbagai daerah. Selain Tarakan, peserta datang dari Balikpapan, Penajam, dan sejumlah daerah lainnya di luar Kalimantan Utara.
“Alhamdulillah, peserta bukan hanya dari Kota Tarakan, tetapi juga dari Balikpapan, Penajam, dan luar Kaltara. Jumlah peserta mencapai 39 orang,” ujarnya.
Dalam babak penyisihan, peserta harus menyelesaikan beberapa putaran di lintasan laut dengan total jarak yang mencapai lebih dari 12 kilometer. Persaingan berlangsung meriah dengan dukungan masyarakat yang menyaksikan dari kawasan pesisir.
Gubernur menilai kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Antusias peserta dan masyarakat yang menonton ini dapat meningkatkan UMKM yang ada di Kaltara, khususnya di Kota Tarakan. Kita tahu bahwa laut merupakan sumber penghidupan masyarakat, terutama masyarakat pesisir,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang dinilai positif dan mampu memberikan manfaat bagi daerah.
Dukungan tersebut dapat diberikan dalam bentuk bantuan sesuai kemampuan pemerintah daerah, termasuk dukungan pemikiran dan koordinasi dengan panitia pelaksana.
Terkait keberlanjutan kegiatan, Gubernur menegaskan bahwa Speedboat Race bukan sekadar wacana untuk dijadikan agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan setiap tahun dan diharapkan dapat terus dikembangkan.
“Ini bukan mungkin, setiap tahun sudah kita laksanakan. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa lebih besar lagi hadiahnya dan peserta dari Malaysia serta negara tetangga lainnya juga bisa hadir untuk memeriahkan Speedboat Race ini,” pungkasnya.
Pelaksanaan Speedboat Race diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian peringatan HUT RI dan HUT Kodaeral XIII, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya maritim, memperkenalkan potensi kelautan Kaltara, serta menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir. (****)




