By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: ISPU PM2.5 di Tarakan Capai 111, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
PemerintahanTarakan

ISPU PM2.5 di Tarakan Capai 111, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Redaksi
Last updated: 12 Oktober 2026 12:25
Redaksi
Published: 12 Oktober 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menjadi perhatian setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk parameter PM2.5 tercatat sebesar 111 pada Senin (12/10/2026) pukul 10.00 WITA. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup yang disampaikan dalam naskah sumber, angka tersebut masuk kategori tidak sehat.

Pada waktu yang sama, nilai ISPU untuk parameter PM10 tercatat sebesar 95. Sementara itu, parameter pencemar udara lainnya menunjukkan nilai yang bervariasi.

Tingginya nilai ISPU PM2.5 perlu diwaspadai karena partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk. Anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu memberikan perhatian khusus terhadap paparan polusi udara.

Penggunaan masker yang sesuai dan upaya menghindari paparan asap dapat menjadi langkah perlindungan untuk mengurangi risiko akibat pencemaran udara. Masyarakat juga perlu memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi secara berkala.

Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan kualitas udara serta upaya pengendalian sumber pencemaran. Informasi kualitas udara yang akurat dan mudah diakses diperlukan agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas serta mengambil langkah perlindungan yang tepat.

Udara bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemantauan dan penanganan pencemaran udara perlu menjadi perhatian bersama demi menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan di Kota Tarakan.(****)

 

Dr. Ernes Silvanus Sekda Malinau Paparkan Makna HUT ke-26 dan Irau ke-11 dalam Wawancara Khusus Bersama Tempo
Butuhkan Ruang Lebih, Museum Tarakan Bakal Direvitalisasi
TP-PKK Provinsi Kaltara Ikuti Peringatan Hari Kesatuan Gerakan PKK Ke 50
Wisuda ke-15 STMIK PPKIA: Lulusan Dibekali Keterampilan Sesuai Kebutuhan Industri
Resmi Dibuka, Pengunjung XXI Capai 1500 Perhari
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?