MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Intulun, Kantor Bupati Malinau, Senin (12/10/2026).


Rakor yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau tersebut bertujuan mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat koordinasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kegiatan ini diikuti kepala sekolah, camat, guru, komite sekolah, serta kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Malinau.
Dalam arahannya, Wempi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru dan kepala sekolah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk orang tua, pemerintah desa, komite sekolah, dan pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendidik yang telah menjalankan tugas, termasuk mereka yang mengabdi di wilayah pedalaman dan perbatasan. Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan perlu terus diupayakan agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang layak.
Wempi menekankan pentingnya penguatan kemampuan dasar peserta didik, terutama membaca, menulis, dan berhitung. Pengembangan kemampuan tersebut perlu diimbangi dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, kejujuran, serta sikap sopan santun.
Selain itu, kepala sekolah diminta mengevaluasi perkembangan belajar siswa dan kinerja guru secara berkala. Proses pembelajaran juga diharapkan lebih interaktif melalui diskusi, praktik, dan pemecahan masalah agar siswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta potensi diri.
Bupati turut mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk bekerja sama mengatasi berbagai kendala, termasuk keterbatasan fasilitas sekolah. Dukungan dan koordinasi antarpihak dinilai penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik di seluruh wilayah Kabupaten Malinau.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mendukung pelaksanaan program Wajib Belajar serta Desa Sarjana Unggul. Upaya ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia Malinau yang berkualitas dan berdaya saing.(****)




