By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Persekutuan Leto Dayak Kenyah Malinau, Wadah Mempererat Persaudaraan dan Melestarikan Budaya Leluhur
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
MalinauPemerintahan

Persekutuan Leto Dayak Kenyah Malinau, Wadah Mempererat Persaudaraan dan Melestarikan Budaya Leluhur

Redaksi
Last updated: 21 Oktober 2026 12:42
Redaksi
Published: 21 Oktober 2026
Share
SHARE

MALINAU – Persekutuan Leto Dayak Kenyah di Kabupaten Malinau menjadi wadah untuk merajut kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, serta menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan di antara masyarakat Dayak Kenyah. Melalui persekutuan, nilai-nilai budaya, tradisi, dan rasa saling peduli diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain memperkuat hubungan sosial, pelestarian budaya juga berpotensi mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal. Berbagai produk kerajinan, kuliner tradisional, serta hasil karya masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Kenyah kepada masyarakat luas.

Keberadaan komunitas dan persekutuan adat memiliki arti penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus membangun semangat gotong royong. Dengan keterlibatan berbagai generasi, warisan leluhur diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga terus hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.(****)

 

Budaya Meja Panjang Didaftarkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Hadirkan Keramahan Masyarakat yang Hangat
Pemprov Siap Sukseskan Agenda IKA PIMNAS
Hasil Selter Diumumkan Pekan Depan
Festival IRAU ke-11 Angkat UMKM dan Budaya Lokal, Produk Malinau Tembus Istana Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?