By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Budaya Meja Panjang Didaftarkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraKearifan LokalPemerintahan

Budaya Meja Panjang Didaftarkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Redaksi
Last updated: 4 Januari 2022 19:13
Redaksi
Published: 4 Januari 2022
Share
SHARE

Tanjung Selor-Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Yansen TP hadiri perhelatan Syukuran Tahun Baru dan Meja Panjang yang digelar di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Senin (3/1/2021).

Gelaran adat tahunan masyarakat suku Dayak Kenyah yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 ini juga dihadiri Ketua TP-PKK Kaltara, Rachmawati Zainal beserta rombongan yang turut meramaikan acara yang difokuskan pada Balai Adat Lamin Pemung Tawai Desa Pimping.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Desa Pimping layak menjadi desa wisata. Hal ini dikarenakan Desa Pimping memiliki keindahan alam serta adat budaya yang sudah turun-temurun dilestarikan sejak jaman nenek moyang mereka dahulu, seperti budaya Meja Panjang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Di Kaltara khususnya banyak destinasi wisata yang menarik termasuk di Pimping, kalau dikembangkan tentunya dapat memberi nilai ekonomis bagi warga Pimping,” kata orang nomor satu di Bumi Benuanta tersebut.

Melihat potensi tersebut, Gubernur Zainal meminta agar ke depannya destinasi wisata yang ada di Desa Pimping untuk segera di catat dan dibenahi.

“Kemarin Kaltara dapat satu sertifikat warisan budaya tak benda dari Kemendikbud, tapi Meja Panjang sudah kita daftarkan dan semoga kita bisa mendapatkan lagi sertifikatnya,” ujarnya.

Pada beberapa kesempatan, Gubenur Zainal kerap kali mengunjungi tempat-tempat eksotis di Kaltara dan tentunya Desa Pimping pun tak luput dari agenda kunjungan, seperti menjajaki keindahan gunung kapurnya.

“Belum lama ini saya juga melihat keindahan goa yang ada di dekat perbatasan Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), jadi Kaltara ini memang banyak destinasi wisata yang tidak kalah dimiliki oleh provinsi lain,” ujarnya.

Usai gelaran, Gubernur Zainal dan Wagub Yansen beserta rombongan mengikuti arak-arakan selamat jalan oleh warga Desa Pimping untuk kembali ke Tanjung Selor.

Karang Taruna Diminta Jadi Mitra Pemerintah, Rahmawati: Pemuda Harus Bergerak dan Berdampak
Berikan Bantuan Sekaligus Serap Aspirasi Masyarakat
Tarif Baru Ferry Tarakan – Sebawang Resmi Berlaku, Hindari Ancaman Penghentian Layanan
Tanggap Bencana, Pemprov Kaltara Salurkan Bantuan Pertama
Mangkrak atau Terabaikan? Nasib Wisata Ratu Intan Pantai Amal Tarakan di Pertanyakan.?!!
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?