By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Bukan Sekedar Gelar, STMIK PPKIA Wisuda 108 Sarjana dan Tekankan Kualitas SDM
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPendidikanTarakan

Bukan Sekedar Gelar, STMIK PPKIA Wisuda 108 Sarjana dan Tekankan Kualitas SDM

Redaksi
Last updated: 8 November 2026 16:47
Redaksi
Published: 8 November 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) PPKIA Tarakanita Rahmawati Kota Tarakan sukses menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1) ke-16 Tahun 2026. Sebanyak 108 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung dalam Rapat Terbuka Senat pada Sabtu (7/11/2026).

Pelaksanaan wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, sekaligus menandai langkah awal mereka untuk memasuki dunia kerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wakil Ketua II STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati, Muhammad, S.Kom., M.Kom., dalam keterangannya menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan hal utama yang harus menjadi perhatian institusi pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari banyaknya jumlah lulusan, tetapi juga dari kualitas kompetensi dan kemampuan alumni yang dihasilkan.

“Institusi pendidikan yang dituntut sesungguhnya adalah kualitas SDM. Bukan kuantitasnya, tetapi kualitasnya. Lebih baik jumlahnya sedikit, tetapi memiliki kualitas yang baik,” ungkap Muhammad.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang menempuh pendidikan di STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati merupakan amanah dari keluarga yang berharap agar pendidikan tinggi dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas hidup mereka.

Karena itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten. Para dosen dan tenaga pengajar dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, kemampuan, serta kualitas pembelajaran.
Lebih lanjut, Muhammad menilai tantangan dunia kerja saat ini semakin kompetitif. Para lulusan perguruan tinggi harus mampu menghadapi persaingan dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Persaingan di luar sangat ketat. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan sebuah keharusan yang harus segera dilakukan,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan wisuda ke-16 ini, STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati diharapkan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki gelar akademik, tetapi juga mampu bersaing, beradaptasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Wisuda 108 sarjana tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di tengah perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. (****)

Ketua PURT DPD RI Hasan Basri Kunker ke Pemkot Tarakan, Harapkan Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Hj. Rahmawati Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Rumah Aspirasi Tanjung Selor
DPRD Kaltara Gelar Rapat Paripurna ke-23, Bahas Pandangan Fraksi-Fraksi atas RPJMD 2025–2029
Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran
Capai 93,97 Persen, Pemprov Kaltara Tuntaskan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?