By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Paparkan Lima Tantangan Membangun Kaltara
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

Paparkan Lima Tantangan Membangun Kaltara

Redaksi
Last updated: 21 Juni 2022 21:34
Redaksi
Published: 21 Juni 2022
Share
SHARE

JAKARTA – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum kembali memaparkan potensi provinsi termuda ini. Di mana hal ini disampaikannya ketika menggelar kunjungan kerja ke Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Senin (20/6) lalu.

Gubernur Didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Pollymart Sijabat, Plt. Kepala BPS Kaltara Slamet Romelan dan Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bastian Lubis yang disambut langsung oleh Kepala BPS Republik Indonesia, Margo Yuwono.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kaltara memiliki sejumlah tantangan yang harus segera diselesaikan melalui gerakan Kaltara Rumah Kita.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita (Pemprov Kaltara, red) lagi secara perlahan untuk membenahi semua kegiatan melalui teknologi, termasuk dibeberapa perangkat daerah nanti akan menuju ke penggunaan Information Technology (IT),” jelas Gubernur.

Gubernur menyebutkan ada 5 tantangan meliputi, kesenjangan wilayah, kesulitan demografis, ketahanan nasional, pelayanan publik dan keterbatasan infrastruktur.

Oleh karena itu, Gubernur menilai diperlukannya penyelarasan pendediaan data daerah pada tiap perangkat daerah. Sehingga penguatan Statistik Sektoral dianggap penting untuk memenuhi dan mendukung Satu data Indonesia.

“Sebagai salah satu provinsi termuda yang menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kaltara memerlukan informasi yang komperhensif untuk membangun wilayah perbatasan yang memberi manfaat bagi penduduknya,”tuntasnya. (dkisp)

Upayakan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi
Gubernur Kaltara Buka Rakor Program Pemberantasan Korupsi dan Pengukuhan Forum Penyuluh Anti Korupsi
Gubernur Sebut Forsija Berikan Keceriaan dan Kegembiraan bagi Warga
Sekda Malinau Dr. Ernes Silvanus, Apresiasi Penampilan Finalis Syahril Qur’an MTQ ke-XXII
Hasan Basri Sosialisasi kan 4 Pilar ke KKPUS Tarakan
Share This Article
Facebook Email Print
18 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?