By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Pemprov Hadiri Seminar OJK
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

Pemprov Hadiri Seminar OJK

Redaksi
Last updated: 27 Agustus 2023 20:45
Redaksi
Published: 27 Agustus 2023
Share
SHARE

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar seminar On Financial Inclusion: Accelerating Financial Inclusion to Empower Remote Regions and Rural Communities of ASEAN di Hall B Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Kepala Biro Perekonomian Setprov Kaltara, Rohadi, SE., M.AP menghadiri kegiatan seminar yang merupakan rangkaian dari agenda ASEAN Chairmannship 2023 yang akan berlangsung pada 5-7 September 2023 mendatang.

Rohadi menuturkan, kegiatan semianar tersebut berfokus pada komparasi antara negara ASEAN dalam meningkatkan inklusi keuangan khususnya daerah pedesaan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seminar ini diikuti 11 negara ASEAN termasuk Negara Timor Leste, lalu pemaparan dari beberapa peserta terkait berat practice agar dapat diadopsi oleh negara ASEAN lainnya,” tuturnya.

Hasil survei OJK pada tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan di daerah pedesaan hanya mencapai 48,43% dan 82,69% lebih rendah dari perkotaan dengan angka 50,52% dan 86,73%.

“Maka dari, dari seminar tersebut diperlukannya suatu dorongan agar pelaksanaan literasi dan inklusi keuangan dapat semakin ditingkatkan lagi, khususnya daerah pedesaan,” jelasnya.

Perlu diketahui, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah atau Chairmanship ASEAN untuk tahun 2023. Melalui Chairmanship ASEAN nantinya akan memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta mengatasi berbagai tantangan maupun risiko dalam pemulihan ekonomi global.

Jenguk Guru PAI yang Dirawat, KOHATI Serukan Kepedulian dan Perlindungan Kemanusiaan
FGD Ekspor Perikanan di Tarakan Bahas Penguatan Hilirisasi dan Akses Pasar Global
Jaga Sinergitas, Inhutani Lakukan Silaturahmi Bersama Gubernur Kaltara
Resmikan Baruga KKBM, Gubernur: Sukseskan Pembangunan Kaltara
PPNI Harus Berkolaborasi
Share This Article
Facebook Email Print
376 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?