By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: IPPM Kaltara Ikut Kirab Bendera Sepanjang 677 Meter di Tanjung Selor
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kaltara

IPPM Kaltara Ikut Kirab Bendera Sepanjang 677 Meter di Tanjung Selor

Redaksi
Last updated: 24 Agustus 2022 19:24
Redaksi
Published: 24 Agustus 2022
Share
SHARE

TANJUNG SELOR — Aksi kirab bendera sepanjang 677 meter di Tanjung Selor menjadi sejarah baru, Sabtu, 20 Agustus. Ikatan Persaudaraan Pemuda Makassar (IPPM) Kaltara ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Saat dikonfirmasi, Ketua IPPM Kaltara, Suryadi Ome Sangkala mengatakan ini menjadi bentuk dan wujud kecintaan masyarakat terhadap Indonesia. Semua organisasi hingga suku berbaur, merayakan momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Koordinator Organisasi dan Keanggotaan IPPM Kaltara Muh Yusril Rayid, juga ikut turun langsung bersama semua elemen masyarakat. “Ini bentuk kecintaan kami terhadap NKRI. Tak memandang suku atau lembaga, semuanya turun ke jalan bersama-sama,” tambahnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan pun ikut kirab dan mengapresiasi gerakan ini. Menurutnya seiring perkembangan jaman salah satu resiko besar yang membayangi bangsa Indonesia adalah menurunnya rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

Namun gerakan ini menunjukkan nasionalisme yang besar dari masyarakat terhadap bangsa dan negara. Dari berbagai suku dan elemen masyarakat, semua berbaur bersama.

Wagub Hadiri Mubes XI Pebekat Tawai Bakung
Idul Adha Penuh Kepedulian, Polres Tarakan Sembelih 11 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Momentum HUT ke-10 Kaltara, Gubernur Kunjungi Lansia
40 Pelajar Calon Paskibra Kaltara Mulai Pra Pemusatan Latihan
Cabor Kickboxing Diharap Cetak Atlet Potensial
Share This Article
Facebook Email Print
10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?