By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Tidak Kenal Tempat, Dua Maling Beraksi Saat Sholat Subuh
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Hukum & KriminalKaltara

Tidak Kenal Tempat, Dua Maling Beraksi Saat Sholat Subuh

Redaksi
Last updated: 6 November 2022 22:16
Redaksi
Published: 6 November 2022
Share
SHARE

Kaltara – Pelaku pencurian biasa melakukan aksinya tidak mengenal tempat. Bahkan di sebuah rumah ibadah sekalipun. Seperti yang terjadi di Masjid Baitul Makmur Pasar Sanggam Adji Dilaya Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau Kaltim, pada 2 November 2022.

Kala itu korban sedang melaksanakan salat subuh berjamaah. Termasuk dua pelaku pencuri yang berpura-pura ikut shalat.

Kesempatan pelaku mengambil tas korban saat para jamaah melakukan sujud. Tanpa pikir panjang, pelaku pun langsung kabur dari masjid tersebut. Aksi pelaku ini sempat terekam kamera CCTV masjid dan viral di media sosial.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Korban yang juga pelapor diketahui pria dengan inisial RO berusia 47 tahun merupakan warga Teluk Bayur Berau. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 2,6 juta.

Sementara pelaku yang berjumlah dua orang yakni SY (28) dan HA (46) merupakan residivis perkara senjata tajam dan domisili warga Samarinda. Namun berhasil ditangkap di Kabupaten Nunukan, Kaltara.

“Pelaku melarikan diri ke wilayah Kabupatan Nunukan, selanjunya kami lakukan penyelidikan dan propelling. Selanjunya kami temukan pelaku di tempat persembunyiannya di gudang rumput laut di Jalan Lingkar Pulau Nunukan,” ungkap Kabid Humas Polres Nunkan, Iptu Siswati baru-baru ini.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit HP merek Vivo, Samsung, dan uang tunai sebanyak Rp 700 ribu. Serta sebuah senjata tajam jenis badik.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal
363 kuh pidana sub pasal 362 kuh pidana dengan ancaman pidana tujuh tahun,” tutupnya.

Pelanggaran Penggunaan Helm dan Penggunaan Jalur Masih Dominan
Gelar Flashmob, PKS Sapa Masyarakat Tarakan
“Pro Lentera Ku” Masuk 15 Finalis Kelompok Khusus KIPP 2023
Hadiri Pelantikan IPIM Tarakan, Gubernur Ajak Perkuat Persatuan dan Silaturahmi
Tingkatkan Pemerintahan yang Berdaya Guna, Berhasil, Bersih dan Bertanggungjawab
Share This Article
Facebook Email Print
15 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?