By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Warga Adukan Kelangkaan Gas ke Walikota Tarakan, Begini Jawaban dr Khairul
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Warga Adukan Kelangkaan Gas ke Walikota Tarakan, Begini Jawaban dr Khairul

Redaksi
Last updated: 12 Juli 2023 00:30
Redaksi
Published: 12 Juli 2023
Share
SHARE

Warga Adukan Kelangkaan Gas ke Walikota Tarakan, Begini Jawaban dr Khairul

TARAKAN – Kesulitan masyarakat mencari elpiji 3 kilogram, membuat masyarakat mengadukan hal ini kepada walikota Tarakan dan Kapolres Tarakan. Beberapa warga bahkan mengaku melihat beberapa kios menjual harga elpiji yang tidak wajar.

Menanggapi hal itu, Walikota Tarakan dr Khairul menyampaikan persoalan gas LPG 3 Kg dan kaitannya dengan city gas atau gas alam, pihaknya akan berkolaborasi bersama Kapolres Tarakan termasuk unsur terkait dalam penanganannya di lapangan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Masalah city gas saya sudah sampaikan. Dalam beberapa tahun terakhir pasca covid, anggaran APBN terbatas. Jadi kami masih upayakan pendanaannya melalui APBD,”katanya.

Menyoal gas LPG 3 Kg lanjut Wali Kota Tarakan, ia menilai persoalan muncul dari sisi pendistribusian. Mengapa masih banyak tidak mendapatkan LPG 3 Kg dijual di pangkalan justru di toko-toko ada saja yang menjualkan. Ia juga menyinggung dugaan barang illegal. Yang mentok lanjutnya adalah di pasar tradisional selalu menjadi persoalan. Solusi ditawarkan lanjutnya kelihatannya belum menyelesaikan masalah.

“Ke depan kita harus terus buat upaya supaya bisa menertibkan ataupun melegalkan. Tentu berbagai proses yang harus ditempuh baik di BPOM, Bea Cukai dan sebagainya,”ucapnya

Menyamar Jadi Petugas Servis Mesin Cuci, Maling ini Bawa Kabur Duit Korbannya
Curi HP di Kamar Hotel AS Diciduk Polisi
Nicky Saputra Novianto Siap Mundur dari Ketua PWI Kaltara, Ini Alasannya
Jalankan Aksi Curanmor di Banyak Tempat, 4 Remaja Dibekuk Polisi
Korem 092/Mrl Lepas 500 prajurit Satgas Pamtas RI – Malaysia Jaga Perbatasan
Share This Article
Facebook Email Print
23 Komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?