By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Ada Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SDN Utama 1 Kembali Ditiadakan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Kesehatan

Ada Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SDN Utama 1 Kembali Ditiadakan

Redaksi
Last updated: 20 Februari 2022 23:37
Redaksi
Published: 20 Februari 2022
Share
SHARE

TARAKAN – Lantaran adanya 8 siswa yang terbukti positif covid-19, SDN Utama 1 Tarakan kembali berlakukan pembelajaran secara daring.

Saat dikonfirmasi, Kepala SDN Utama 1 Tarakan, Drs. Arifin R Said menuturkan pada rabu (16/02/2022) pihaknya menerima laporan orangtua siswa yang melaporkan anaknya positif covid-19 usai melakukan rapid tes mandiri. Setelah itu, orangtua siswa
belum yakin terkait hasilnya, dilaporkan ke guru siswa dan kembali melakukan rapid antigen.

“Hari Rabu lalu ada orangtua siswa yang melplaporkan anaknya positif, Karena ibunya sudah positif duluan. Itu karena anaknya yang umur dua tahun mengalami demam, dan hasil rapid test positif. Jadi anaknya yang sekolah, mengeluh sakit tenggorokan dan dirapid, hasil positif,”jelasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjutnya, pihak sekolah sudah melaporkan hal ini kepada Disdikbud Tarakan dan diteruskan ke Satgas Penanganan Covid-19. Selanjutnya, pihaknya diberikan instruksi untuk satu kelas bersama siswa yang positif dilakukan tracing kontak.

“Setelah itu kami lakukan tracing dan diarahkan ke Karang Rejo. Dari 12 anak ditracing satu sesi ada 8 positif,”tukasnya.

Diterangkannya, dari hasil itu pihaknya menerima surat dari Dinkes Tarakan untuk melaksanakan pembelajaran daring dari tanggal 18 Februari sampai 3 Maret 2022.

“Untuk seluruh kelas. Dan dianjurkan, kalau ada tenaga kependidikan batuk pilek demam, konsultasi ke Dinkes kemungkinan ditracing. siswa yang dinyatakan positif sendiri, sebelumnya rata-rata sudah melaksanakan vaksin 6-11 tahun,” jelasnya.

KPA Kaltara Gandeng STMIK PPKIA Tarakan, Sosialisasi dan Deteksi Dini HIV-AIDS
Kampus STMIK PPKIA Tarakanita Jadi Lokasi Pertama Sosialisasi HIV/AIDS di Kaltara
Cegah Masuknya Varian Omicron, Binda Minta Perbatasan diperketat
Gubernur Siapkan RSUD dr. H. Jusuf SK untuk Penanganan Pasien Jantung
MENGENALI APA ITU MENOPAUSE
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?