By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: KPA Kaltara Gandeng STMIK PPKIA Tarakan, Sosialisasi dan Deteksi Dini HIV-AIDS
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraKesehatanPendidikan

KPA Kaltara Gandeng STMIK PPKIA Tarakan, Sosialisasi dan Deteksi Dini HIV-AIDS

Redaksi
Last updated: 13 November 2025 16:07
Redaksi
Published: 13 November 2025
Share
SHARE

TARAKAN – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan deteksi dini HIV-AIDS di lingkungan kampus STMIK PPKIA Tarakan pada 20 November 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Rezki Amalia Sari dari KPA Kaltara saat melakukan kunjungan ke kampus STMIK PPKIA, Kamis (13/11/2025). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka mendukung program Kampus Sehat.

“Pada tanggal 20 nanti kita akan melakukan sosialisasi HIV oleh KPA Provinsi Kaltara. Selain sosialisasi, juga akan dilakukan pemeriksaan dini atau screening kepada mahasiswa, meliputi dua jenis pemeriksaan, yaitu HIV dan tuberkulosis,” ujar Rezki Amalia Sari – Kasi P2PM Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menambahkan, untuk pemeriksaan tuberkulosis, pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan Kota Tarakan. Program ini merupakan bagian dari upaya bersama antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam penanggulangan penyakit menular di lingkungan kampus.

Rezki menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional Kampus Sehat, yang telah didukung oleh beberapa kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan. Program ini mendorong sinergi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas penyakit menular.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran serta memperkuat langkah pencegahan penularan HIV-AIDS di kalangan usia produktif, termasuk pelajar dan mahasiswa,” jelasnya.

Berdasarkan data KPA Kaltara, Tarakan masih menjadi wilayah dengan kasus HIV tertinggi di provinsi tersebut, dengan angka prevalensi mencapai 6,3 di hapus ganti insidensi kasus hiv 0,27 per1000 penduduk di kaltara tahun 2024, target insidensi nasional <0,08 per1000 pnddk

Melalui kegiatan ini, KPA Kaltara berharap masyarakat kampus dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan penyakit menular lainnya di Kalimantan Utara.(****)

APBD Perubahan 2021 Diprioritaskan untuk Penanganan Covid-19
Pemerintah Perpanjang Pendaftaran PPPK Tahap II hingga 15 Januari 2025, Hasan Basri Sampaikan Hal ini
Bupati Wempi Mawa Resmikan GKII Tanjung Nanga, Perkuat Pembinaan Rohani dan Kebersamaan Jemaat
Pelantikan IPIM Kota Tarakan, Gubernur Kaltara Apresiasi Kekompakan Imam Masjid
Berlangsung Meriah, Gubernur Tutup Benuanta Fest 2K22
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?