By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Akui Banyak PNS Telah Ajukan Permohonan Pindah Tugas
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Akui Banyak PNS Telah Ajukan Permohonan Pindah Tugas

Redaksi
Last updated: 28 November 2023 23:13
Redaksi
Published: 28 November 2023
Share
SHARE

Akui Banyak PNS Telah Ajukan Permohonan Pindah Tugas

TANJUNG SELOR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, mengakui saat ini terdapat sejumlah ASN Pemprov Kaltara angkatan pertama, tahun 2015 telah mengajukan permohonan pindah tugas ke berbagai daerah. Namun demikian, sejumlah ASN tersebut secara administratif belum mengenakan masa kerjanya 15 tahun di Kaltara

“Sesuai laporan yang saya terima, disetujuinya permohonan perpindahan ini karena adanya pengecualian. Ini diprioritaskan bagi ASN yang berstatus istri TNI dan Polri. Memang ada surat kontrak awal CPNS dengan kepala daerah, tapi ada beberapa kasus diskresi. Misalnya ikut suami yang TNI atau Polri, itu bisa diberikan diskresi,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dikatakannya, keputusan akhir ada di tangan kepala daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Lanjutnya, ia mengaku tidak tahu persis jumlah PNS Pemprov Kaltara yang telah pindah. Hal tersebut juga tidak berlangsung di masa kepemimpinannya.

“Biasanya pindah ke (Pulau) Jawa atau ke Kaltim. Argumen (alasan pindah) tentu bervariasi. perpindahan PNS memang akan menjadi persoalan tersendiri. Karena sampai saat ini masih terjadi kekurangan pegawai pada berbagai instansi. Itu lagi yang juga jadi pertimbangan, kebutuhan ASN di Kaltara saja masih sangat kurang, artinya kalau memang sangat dibutuhkan, tetap mengacu pada kontrak kerja mereka,”jelasnya.

Dikatakannya, perpindahan PNS Pemprov Kaltara memang akan menjadi persoalan tersendiri.
Mengingat sampai saat ini masih terjadi kekurangan pegawai pada berbagai instansi.

“Itu lagi yang juga jadi pertimbangan, kebutuhan ASN di Kaltara saja masih sangat kurang, artinya kalau memang sangat dibutuhkan, tetap mengacu pada kontrak kerja mereka,” tegasnya.

Persiapan Bedindang Fest 2025 Capai 30 Persen, Puluhan UMKM Siap Ramaikan Lanud Anang Busra
Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan
Rayakan HPN ke-76, Ketua PWI Tarakan Berharap Pers Tetap Menjadi Kontrol Sosial Yang Baik
PNM Tarakan Sambut Tahun Baru Islam dengan Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Kaltara Pastikan Posisi 8 Besar di Nomor Double Event Putra di PON XXI 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?