By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: APBD Harus Mencerminkan Daya Ungkit Pembangunan
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
AdvetorialKaltaraPemerintahan

APBD Harus Mencerminkan Daya Ungkit Pembangunan

Redaksi
Last updated: 25 April 2022 22:39
Redaksi
Published: 25 April 2022
Share
SHARE

TARAKAN– Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan postur anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus mencerimkan daya ungkit terhadap pembangunan di daerah. Sehingga APBD yang dikelola oleh provinsi termuda ini dinilai mencerminkan kinerja yang optimal.

“APBD yang kita kelola harus bisa menciptakan lapangan kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta memangkas kesenjangan di daerah,”jelas Gubernur, Senin (25/4/2022).

Seperti diketahui kepemimpinannya ada 14 program kerja yang diteruskan ke tiap organisasi perangkat daerah (OPD). Gubernur menilai APBD harus bisa memfasilitasi untuk anggaran untuk tugas yang diemban masing-masing OPD.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Karena itu, Gubernur meminta agar OPD dapat mengelola anggaran berbasis kinerja. Di mana tiap anggaran yang dikeluarkan bisa mendatangkan hasil. “Mindsetnya saat ini adalah money follow program, bukan money follow function,”jelas Gubernur.

Dalam APBD 2022, beberapa yang menjadi perhatian yakni meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kita evaluasi untuk menyusun target berikutnya,” imbuhnya.

Terhadap APBD 2022, diprioritaskan kepada urusan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan penyuluh pertanian, di tahun 2022 dianggarkan bantuan keuangan khusus ke kabupaten dan kota.

Dari sejumlah kondisi yang ia temui, beberapa pemerintah daerah masih salah dalam memahami struktur APBD. Sehingga, keberadaannya tidak memiliki daya ungkit terhadap pembangunan daerah.

“Di sisi lain, uang pemerintah semakin berkurang karena jumlah pegawai naik,” jelasnya. Berkenaan dengan itu semua, ia mengajak semua OPD bisa saling bersinergi dan bekerjasama.

Gubernur juga meminta Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tegak lurus untuk mempercepat terwujudnya visi-misi dan program prioritas kepala daerah.

“Saya minta teman-teman OPD bisa bersinergi. Termasuk dengan TGUPP, agar percepatan pembangunan di Kaltara dapat terwujud dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Gubernur.

Reses di Dapil IV, Suryadi Sangkala Janji Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tarakan
Tiba di Long Bawan, TP-PKK Kaltara Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Ibu dan Balita
Komunitas Sahabat Sejati (2S) Tarakan Peringati HUT ke-7 dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Kebersamaan
Dukung Komunitas Hash Harriers Promosikan Pariwisata Kaltara
Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?