By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
KaltaraPemerintahan

Temuan Monumental 43 Hiu Gangga di Kaltara, Gubernur Serukan Perlindungan Bersama

Redaksi
Last updated: 26 Mei 2026 06:56
Redaksi
Published: 26 Mei 2026
Share
SHARE

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi penemuan kembali populasi Hiu Gangga (Glyphis gangeticus) di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/5).

Temuan 43 spesimen oleh tim peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas), James Cook University Australia, dan Universitas Borneo Tarakan (UBT) dinilai menjadi pencapaian penting bagi upaya konservasi satwa langka dunia.

Gubernur Zainal menyebut temuan tersebut sebagai kabar membanggakan bagi Kaltara sekaligus bukti pentingnya kolaborasi riset dalam menjaga keanekaragaman hayati.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, keberadaan Hiu Gangga yang berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah menjadikan Sungai Sesayap memiliki peran strategis sebagai habitat penting bagi kelangsungan hidup spesies tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tana Tidung, untuk bangga atas temuan berharga ini,” kata Zainal.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian habitat Hiu Gangga agar keberadaan satwa tersebut tetap terjaga di masa mendatang.

“Mari kita satukan tekad menjaga eksistensi dan kelestarian predator sungai tropis yang sangat eksotis ini agar tidak punah dari muka bumi,” tegasnya.

Selain itu, Zainal juga mengingatkan nelayan di sekitar estuari Sungai Sesayap agar melepaskan kembali Hiu Gangga dengan hati-hati apabila tertangkap secara tidak sengaja saat menjaring atau memancing.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan Sungai Sesayap.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga salah satu satwa paling langka di dunia.

“Langkah preventif ini penting guna membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa mereka adalah penjaga garda depan bagi kelangsungan hidup satwa langka dunia ini,” pungkasnya. (dkisp)

Pemprov Kaltara Usulkan Pembangunan RS Tipe B Tanjung Selor ke DPR RI
Dianggap Meresahkan, Warga Tanjung Pasir Minta Pemerintah LGBT
Ungkap Kasus Sabu, Kodim 0914/TNT dan Polsek Sesayap Ciduk 10 Orang
Bantu Fasilitasi Pemasaran dan Penjualan
Diduga Akibat Main Spritus, Dua Bocah di Tarakan Alami Luka Bakar
Share This Article
Facebook Email Print
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?