By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Borneo News JournalistBorneo News JournalistBorneo News Journalist
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Reading: Apresiasi Pengembangbiakkan Kambing Boer, Gubernur Sebut Ini Potensi PAD
Share
Font ResizerAa
Borneo News JournalistBorneo News Journalist
  • TV Online
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
  • Zona Borneo
Search
  • Beranda
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Zona Borneo
    • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Kuliner
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Internasional
    • Opini
  • TV Online
Tarakan

Apresiasi Pengembangbiakkan Kambing Boer, Gubernur Sebut Ini Potensi PAD

Redaksi
Last updated: 2 September 2021 18:05
Redaksi
Published: 2 September 2021
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyampaikan apresiasi yang cukup tinggi adanya prakarsa perternakan kambing boer di Kaltara. Dimana Gubernur meninjau langsung lokasi peternakan kambing boer, Selasa (31/8/2021).

“Saya menyampaikan apresiasi yng sangat tinggi adanya prakarsa peternakan kambing oleh pengusaha lokal Bulungan. Ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap daerah salah satunya untuk mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Seperti diketahui, kambing boer adalah spesies dari Afrika Selatan yang dapat diternakkan. Di Kaltara, kambing boer baru dikembangkan oleh perusahaan Bulungan Mandiri Farm.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kambing boer juga dikenal sebagai jenis kambing pedaging karena pertumbuhannya sangat cepat,” katanya.

 

Secara detail Gubernur menjelaskan, kambing boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang lebar, panjang, dalam, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warna cokelat kemerahan atau cokelat muda hingga cokelat tua.

“Beberapa kambing boer memiliki garis putih ke bawah di wajahnya. Kulitnya berwarna cokelat yang melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari langsung,” jelasnya.

Dianggap Menyulitkan Masyarakat, Pelindo Malah Klaim Tarif Pelabuhan Turunan Permenhub
Diprediksi Naik, Besaran UMK Disnaker Akan Dibahas November Mendatang
Duet Zainuddin-Syamsi Kembali Pimpin FKUB Tarakan Periode 2024–2029
GBIM Dampingi STMIK PPKIA Tarakanita: Fokus pada Penguatan Dosen dan Standar Mutu Kampus
Jawab Kepercayaan Pemerintah, PDAM Serahkan Keuntungan Kepada Pemkot Tarakan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Borneo News JournalistBorneo News Journalist
© 2020 - 2024 - PT. YAFRAN BORNEO MULTIMEDIA | Borneonewsjournalist.co.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?